by

LPP Ambon Pasarkan Produk WBP ke Pengunjung

beritakotaambon.com – Pengembangan bakat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Ambon terus ditingkatkan. Salah satunya mengasah keterampilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam membuat berbagai kerajinan tangan.

Kerajinan tangan WBP, biasanya dipajang di stand yang diletakan pada ruang penitipan barang setiap hari Kamis dan Sabtu.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Ellen M. Risakotta mengaku, WBP harus diberi kegiatan positif untuk mengisi waktu luang di Lapas. Ini juga merupakan bekal yang akan dibawa keluar setelah menjalani masa pidana.

Baca juga:
Lapas Namlea-P2TP2A Buru, Siap Teken Kerja Sama

“Mereka (WBP) diberi alat dan bahan, kemudian diajari cara membuat kerajinan. Kegiatan ini juga untuk mengurangi rasa kebosanan mereka di Lapas dan meningkatkan kreativitas WBP,” terang Ellen, lewat rilisnya kepada media ini, Kamis (2/9).

Jenis kerajinan yang dibuat WBP, kata dia, diantaranya dompet, boneka, mainan kunci, bunga, miniatur motor atau sepeda, dan tempat tissue. Bahan yang digunakan pada dasarnya adalah benang, ada juga menggunakan daur ulang sampah, seperti plastik atau koran bekas.

Proses pengerjaan memakan waktu beberapa hari. Setelah selesai, kerajinan akan dikemas rapi dan diletakkan di ruang penitipan, setiap waktu kunjungan titipan barang.

Baca juga: DLH SBT Sampaikan Sejumlah Kendala ke BPPW Maluku

“Kegiatan pemasaran akan dikelola untuk memenuhi target Penerimaan Negara Bukan Pajak dan upah bagi WBP tamping kerajinan,” pungkasnya. (UPE)

Comment