by

LPPKSPS Gelar Kegiatan Diklat Penguatan Kepsek

Ambon, BKA- Semua kepala sekolah (Kepsek) di Kabupaten Seram bagian Timur (SBT) mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Penguatan Kepsek, yang digelar Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawasan Sekolah (LPPKSPS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI), di Hotel Surya, Bula, Rabu (21/10).

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten SBT, Sidik Rumalowak, mengaku, kegiatan tersebut merupakan momen yang berharga bagi Dikbudpora SBT.


“Ini momentum dan penghargaan yang paling spesial buat Dikbudpora SBT. Mewakili instansi dan atas nama pribadi, saya merasa bangga diberikan kesempatan oleh Kemendikbud RI melalui LPPKSPS, untuk membuka acara yang berstandar nasional ini,” ucap Rumalowak, saat membuka kegiatan itu.

Dia mengaku, setelah ditunjuk untuk memimpin dinas tersebut 7 bulan lalu, pihaknya terus membangun koordinasi, komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat.

Kegiatan Diklat Penguatan Kepsek yang digelar LPPKSPS Kemendikbud RI di Bumi Ita Wotu Nusa, katanya, menjadi bukti nyata keberhasilan koordinasi, komunikasi dan kolaborasi tersebut.

“Saya dan rekan-relan sampai saat ini belum melakukan perjalanan dinas ke Ambon maupun ke Jakarta. Tapi hari ini, atas komunikasi yang baik. Dikbudpora SBT mendapatkan kuota Diklat penguatan kepala sekolah yang dilaksanakan oleh LPPKSPSK Kemendikbud RI,” ucap Sidik.

Rumalowak berharap, kegiatan Diklat yang bertujuan meningkatkan kompotensi, manajerial, kewirausahaan, kepribadian kepemimpinan, supervisi, penguatan karakter dan pengembangan sekolah berdasarkan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP), sebagaimana termaktub dalam Pasal 2 dan 3 Permendikbud Nomor 36 Tahun 2019 itu, dapat diikuti dengan serius oleh seluruh Kepsek yang di kabupaten tersebut.

“Semoga semua kepala sekolah yang sudah memenuhi syarat administrasi, dapat memanfaatkan kesempatan dan peluang ini sebaik mungkin. Jangan sampai menyia-nyiakan momentum berharga dan bersejarah ini. Sebab ketika dinyatakan lolos dalam Diklat tersebut, maka sudah tentu mendapat SIM kepala sekolah,” tandas Rumalowak.

Ditempat yang sama, Panitia Penyelenggara Diklat, Hadi Sucipto, mengatakan, terkait Diklat penguatan Kepsek, sangat penting diikuti oleh seorang calon kepala sekolah, untuk mendapat Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP).

STTPP, terang Hadi, merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi bagi tiap calon kepala sekolah. “Apalagi 2021, SBT direncanakan lelang jabatan kepala sekolah. Itu peluang bagi anda,” ujarnya.

Untuk diketahui, Diklat tersebut digelar secara tatap muka atau moda Luring. Tahapan pertama, diawali dengan pendampingan kepala sekolah oleh tim tutorial yang ditunjuk langsung Kemendikbud RI.

Tahap kedua, dengan metode tatap muka yang berlangsung selama lima hari, yakni, 21 hingga 25 Oktober.

Setelah itu akan dilakukan praktik dan ujian, pada akhir Desember mendatang, yang dipandu langsung oleh LPPKSPS berdasarkan Permendikbud Nomor 36 Tahun 2019 tentang organisasi dan tata kelola LPPKSPS. (BKA-2)

Comment