by

MA Kabulkan Kasasi Terdakwa Narkoba

Ambon, BKA- Mahkamah Agung RI, membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Ambon, yang memvonis terdakwa La Samiun Labantulu (55), dengan pidana penjara selama tujuh tahun denda Rp.800 juta.

Di dalam risalah pemberitahuan putusan Kasasi nomor : Pid.Sus/2019/PN. Amb, terdakwa yang merupakan warga Kelurahan Waetulea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, USW Hotel Pasific, Kota Ambon ini dijatuhi hukuman penjara selama Satu Tahun Enam bulan penjara (1,6 Tahun).

Sebelumnya terdakwa dituntut 10 Tahun penjara oleh JPU, majelis hakim PN Ambon kemudian menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh Tahun penjara dan PT Ambon menguatkan putusan PN Ambon sehingga hukuman terdakwa tetap tujuh Tahun penjara.

Pengadilan Tinggi Ambon juga menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.
“Semua itu, ketika Penasehat Hukum (PH) ajukan memori Kasasi, Mahkamah Agung kabulkan memori Kasasi PH dan memvonis terdakwa bersalah melanggar pasal 117 UU Narkotika. Jadi sekali lagi, MA Kabulkan Memori kasasi PH sedangkan membatalkan putusan Pengadilan Tinggi untuk terdakwa La Samiun Labantulu,” ungkap Dominggus Huliselan ketika ditemui Beritakota Ambon, di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa (18/8).

Sekedar tahu saja, terdakwa ditangkap oleh petugas kepolisian pada 11 Maret 2019, sekitar pukul 23.30 WIT, tepatnya di Café Noe, Jl. Pantai Mardika.
Awalnya petugas menerima informasi dari informan, kalau terdakwa sedang mengusai narkoba jenis sabu-sabu. Dari informasi tersebut, dua petugas yakni Alfian Gunawan dan Ronald Andreas Tenine langsung menuju TKP untuk menangkap terdakwa. ditangan terdakwa petugas menemukan tiga paket sabu-sabu. Selanjutnya terdakwa langsung dibawa ke Kantor Polisi untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.(SAD).

Comment