by

Mahasiswa Ambon Terlibat Jaringan Narkoba Antar Provinsi

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku membongkar jaringan narkoba antar provinsi, yang dilakukan salah satu mahasiswa di perguruan tinggi di Kota Ambon inisaial F.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Pelaku F ikut terlibat memasok barang terlarang ini dari Jakarta ke Ambon. Dia yang mengawasi barangnya.

F telah diringkus bersama barang bukti ganja kering seberat 4 Kg, yang masuk dalam narkotika golongan I, saat dalam perjalanan dari Ambon menuju Desa Kailolo, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

“Ini ada jaringan narkoba lagi yang kita bongkar. Jaringannya Jakarta-Ambon-Kailolo. Pelakunya mahasisiwi berinisial F. Barang bukti yang kita amankan berjumlah 4 Kg,” ungkap Kepala BNNP Maluku, Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien, Jumat (18/6).

Jenderal bintang satu itu menjelaskan, barang bukti ganja kering yang diperoleh F, berasal dari Jakarta. Diperolehnya dari kakak kandungnya, yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang.

“Kasus ini melibatkan kakak beradik. Kakaknya masih DPO. Kita minta kerjasama yang baik, sehingga kakak dari pelaku F segera ditangkap. Untuk pelaku F, sudah diamankan di Rutan BNNP Maluku, untuk proses penyidikan,” ungkapnya.

Barang bukti 4 Kg ganja kering yang berhasil diamankan, lanjut jenderal bintang satu itu, menjadi hal yang baik dalam upaya pencegahan narkorika sebagaimana instruksi presiden, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika dikalangan masyarakat.

“Bayangkan, kalau 4 kg itu dilinting satu kertas, harganya 250 Ribu kalau di Ambon, dan dirupiahkan itu nilainya Rp 4 miliar. Total dari 4 Kg kalau dilintingkan 4000 kertas, nah kita sudah berhasil selamatkan 4000 generasi dari ancaman narkotika,” tandasnya.(SAD).

Comment