by

Mahasiswa KKN UKIM Bantu RT/RW

Ambon, BKA- Meski ditengah pandemi, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) tetap menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat.

Lewat program KKN, mahasiswa terus mendorong mahasiswa untuk melakukan pengabdian. Seperti yang dilakukan mahasiswa KKN angkatan XXXXX, yang membantu masyarakat Kelurahan OSM, Kecamatan Nusaniwe, dalam pembuatan papan nama RT dan RW, sebagai pembatas wilayah.

Memang hal itu sering dianggap biasa. Namun pembatas wilayah itu penting, bukan hanya sebagai atribut, tapi juga untuk memberikan informasi kepada masyarakat pengguna jalan.

“Sasaran dari program KKN ini adalah menciptakan Kelurahan OSM yang tertata dengan baik,mMengingat jumlah penduduk yang bermukim di kelurahan OSM cukup padat, juga sebagian besar rumah warga tidak berbatas atau berdekatan. Kita berharap, apa yang dilakukan dalam program Mahasiswa KKN Angkatan XXXXX ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain, baik di Kota Ambon maupun Maluku pada umumnya, untuk melakukan hal yang sama. Sehingga ke depan, penataan di tingkat RT maupun RW dapat berjalan sesuai dengan ketentuan,” harap salah satu instruktur KKN UKIM angkatan XXXXX, D.S. Nenkeula, Selasa (3/10).

Bersama instruktur lainnya, Lydia M. Ivakdalam dan Dr. Melkianus Pentury, Nenkeula mengatakan, pihaknya sangat bersyukur. Karena meskipun Kota Ambon masih dilanda dengan penyebaran pandemi Covid-19, namun tidak menjadi penghalang bagi UKIM, khususnya mahasiswa yang tetap hadir di masyarakat, guna menjalankan tugas dan pengabdian.

“Kita menggunakan metode KKN berbasis lokasi tempat tinggal. Jadi, ada tiga kelompok yang dibentuk, yakni, kelompok 10, 11 dan 12. Mahasiswa digabung menjadi satu tim, untuk melakukan pemasangan papan nama, khususnya pada RW 5 dan RW 6, yang di dalamnya terdapat 13 RT di Kelurahan OSM. Selama proses kerja, mereka
didampingi oleh 3 instruktur. Khusus gelombang XXXXX ini, ada 25 mahasiswa. Semoga kedepan, kita terus melakukan program yang membantu masyarakat,” tandasnya. (LAM)

Comment