by

Mahasiswa KKN UKIM Berkontribusi Putuskan Covid-19

Ambon, BKA- Mahasiswa KKN-PPM UKIM terus berkontribusi bagi upaya memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di tengah masyarakat, seperti yang dilaksanakan di Keluarahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Upaya yang dilakukan mahasiswa UKIM tersebut selaras dengan tema KKN- PPM yang diusung pada semester ganjil 2020/2021 ini, yakni, “UKIM Mengabdi di Tengah Pandemi Covid-19”.

Salah satu pendamping mahasiswa KKN-PPM UKIM, Amy Hehanussa, mengungkapkan, KKN yang berlangsung sekitar enam minggu lebih, sejak 24 September hingga 5 November, tersebut disesuaikan dengan tempat tinggal mahasiswa. Seperti di Kelurahan Benteng, yang dilakukan oleh 2 kelompok, yakni, kelompok 4 dan kelompok 5.

“Tujuan dari pelaksanaan KKN-PPM ini adalah untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memecahkan permasalahan masyarakat. Selain itu, sesuai dengan tema pelaksanaan KKN-PPM UKIM di semester ganjil 2020/2021, kegiatan mahasiswa juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan pencegahannya, guna mendukung program pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus tersebut,” ujar Heanussa, Senin (9/11).

Ada sejumlah program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UKIM tersebut, diantaranya, memberikan sosialisasi pemutusan mata rantai Covid-19 melalui Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), membuat desain poster ajakan untuk melakukan pencegahan virus corona dan membagikannya kepada masyarakat, pembagian masker kepada masyarakat dan jemaat yang berada di Kelurahan Benteng, pembuatan 4 unit tempat cuci tangan sistem injak dan dibagikan pada Kantor Kelurahan Benteng, Jemaat GPM Nehemia, dan SD Inpres 20 Kudamati, serta pembuatan 4 unit tempat handsanitiser sistem injak dan dibagikan pada Kantor Kelurahan Benteng, Jemaat GPM Nehemia, SD Inpres 20 Kudamati, dan Puskemas Benteng.

“Lewat program dan kegiatan-kegiatan tersebut, sebenarnya kita ingin mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kesadaran terhadap kesehatan diri dan lingkungan, serta menjalankan protokol kesehatan guna mempercepat pemutusan mata rantai Covid-19. Disamping itu, ada kegiatan lainnya yang dilakukan, yakni, memberikan tutorial penggunaan google classroom dan zoom kepada para guru SD Inpres 20Kudamati. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya para guru dalam memperlancar proses belajar mengajar selama masa pandemic Covid-19. Untuk semua yang dilakukan, kita sangat bersyukur, karena pimpinan Kelurahan Benteng dan Ketua Majelis Jemaat GPM Nehemia sangat mengapresiasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN-PPM kelompok 4 dan 5,” pungkasnya. (LAM)

Comment