by

Mahasiswa UKIM Ikut Kampus Mengajar

beritakotaambon.com – Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), turut menyukseskan program Kampus Mengajar yang diluncurkan Kemendikbud-Ristek.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi UKIM, Pepy Frans, mengatakan, mahasiswa yang mengikuti program kampus mengajar akan mendapat konversi 20 SKS, yang dapat memenuhi persyaratan kuliah.

Bukan hanya manfaat SKS atau uang saku yang diterima mahasiswa, katanya, namun program Kampus Mengajar memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman untuk berkontribusi dalam kegiatan pembelajaran di masa pandemi, terutama untuk SD di daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal).

Pengalaman tersebut, ungkap Pepy, yang menjadi motivasi mahasiswa untuk mengikuti Program Kampus Mengajar di sela-sela penyelesaian skrispsi.

“Kebetulan kalau saya pribadi daftar Kampus Mengajar cuma sekedar coba-coba saja, buat menambah pengalaman. Tapi dibalik semua itu, ada keinginan untuk mengabdi bagi masyarakat, terkhusus untuk anak-anak sekolah. Program ini baru pertama kali diadakan, sehingga terlihat seru untuk menambah pengalaman, utamanya di bagian soft skill,” ungkap Pepy, Rabu (18/08).

Baca juga: Anak Masohi Pimpin Nusantara Flight, Kibarkan Bendera Merah-Putih Ukuran Raksasa

Dia mengungkapkan, mendapat informasi program Kampus Mengajar dari media sosial milik salah satu dosen. Lalu dia mendaftar untuk angkatan II.

“Saya merasa bangga sekali, karena tidak semua mahasiswa bisa mendapatkan kesempatan yang paling berharga ini,” ungkapnya.

Pepy berharap, program Kampus Mengajar tidak berhenti di angkatan II saja, karena program tersebut dapat menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri.

“Buat teman-teman lain, perbanyaklah pengalaman selagi ada kesempatan, tanpa melupakan kewajiban kuliahnya, karena itu dapat menjadi bekal di dunia kerja maupun di kehidupan masyarakat nantinya,” tutupnya. (BKA-1)

Comment