by

Maluku Belum Punya Ijin Suntik Vaksin Covid-19

Ambon, BKA- Pemerintah Provinsi Maluku hingga saat ini belum memiliki ijin untuk melakukan penyuntikan vaksin Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengungkapkan, yang baru dimiliki Pemerintah Provinsi Maluku, yakni, ijin pendistribusian ke kabupaten/kota.

“Sampai hari ini, kita baru dapat ijin distribusi dan belum dapat ijin penyuntikan,” ungkap Selang, setelah melakukan pertemuan dengan DPRD Maluku, Senin(11/1).

Khusus untuk pendistribusian vaksin Covid-19 di Provinsi Maluku, katanya, dipercepat dimasing-masing ibukota kabupaten/kota. Sebab vaksinasi akan dilakukan serentak pada 15 Januari, yang dimulai dengan petugas kesehatan.

Dari data yang tercatat disistim Satgas Covid-19 Maluku, dari 14.500 warga yang akan divaksin, 93 persen atau 13.500 warga yang sudah siap.

“Dari 13.500 petugas kesehatan, baru 80 persen yang sudah punya nomor kontak. Karena harus ada nomor kontak, agar dapat nomor notifikasi untuk mengetahui kapan waktunya dilakukan vaksinasi,” jelas Sekda.

Sementara bagi petugas kesehatan yang bertugas di Puskesmas, prosesnya akan diatur oleh pimpinan masing-masing, kapan waktunya untuk divaksin.

“Kalau di Puskesmas itu ada 20 orang, jangan semuanya langsung divaksin. Tapi harus secara bertahap, karena vaksinasi itu nantinya akan dilakukan dalam dua tahap, dengan ketentuan jarak waktu 14 hari. Kita dapat 15.120 botol itu dan satu botol untuk satu kali suntik. Dalam beberapa hari kedepan akan dikirim lagi sebanyak 16 ribu botol vaksin,” pungkasnya Sekda.(RHM)

Comment