by

Maluku Ekspor Ikan Tuna 4,6 Ton ke Jepang

beritakotaambon.com – Hanya sehari, lewat PT. Peduli Laut Maluku mengekspor ikan tuna segar ke negara Jepang sebanyak 4,6 ton. Pengiriman itu menggunakan pesawat komersil dari Jakarta ke Jepang.

Lewat rilis Humas Pemprov Maluku yang diterima media ini, Kamis (7/10), Direktur Utama PT. Peduli Laut Maluku, Angie Alferina mengatakan, ada dua jenis ikan yang dikirim ke Jepang. Yaitu Yellowfin tuna dan Big Eye tuna segar yang berasal dari laut Banda.

“Kita ekspor dari sini hanya 2 jenis ini saja yang adanya di Laut Banda,” singkat Angie, dihadapan Mentri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, saat tinjau PT. Peduli Laut Maluku, Kamis (7/10).

Baca juga: Luhut Didesak Ajak Investor Kelola Gunung Botak

Untuk diketahui, Menteri Kelautan-Perikanan bersama Gubernur Maluku, Murad Ismail melakukan tinjauan di lokasi Processing Tuna di Ambon. Selain PT. Peduli Laut Maluku mereka juga tinjau PT. Maluku Prima Makmur.

Peninjauan yang dilakukan merupakan Kunjungan Kerja Menteri Wahyu Trenggono di wilayah kawasan Indonesia Timur, yang diawali dari Kota Bitung di Sulawesi Utara, Biak di Papua dan Kota Tual di Maluku.

Baca juga: Akibat Daring, Banyak Anak Keluyuran

Di PT. Maluku Prima Makmur, menteri meninjau tiap-tiap ruangan pengolahan ikan. Mulai dari ruang pemotongan, ruang pemisahan daging dan tulang ikan, pengemasan hingga ke ruang pendingin (khusus ikan yang telah dikemas).

Selain Gubernur, turut dalam kegiatan peninjauan, Dirjen Perikanan Tangkap Muhammad Zaini, Dirjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Laksamana Muda Adin Nurawaluddin, Anggota Komisi IV DPR RI asal Dapil Maluku, Saadiah Uluputty, Plh Sekda Maluku, Sadali Ie, Bupati Maluku Tengah, Abdullah Tuasikal, Wakil Bupati Maluku Tengah, A. Leleury, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Perikanan Provinsi Maluku, Abdul Haris, Kepala Dinas PU Provinsi Maluku, Muhammat Marasabessy, Kabid Perikanan Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Karolis Iwamony dan sejumlah pejabat daerah lainnya. (IAN)

Comment