by

Maluku Waspada Hujan Lebat

Ambon, BKA- Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang diprakirakan akan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, temasuk Maluku hingga akhir pekan ini.

Yakni untuk Maluku sendiri berstatus waspada terhadap hujan lebat, yang berlaku mulai hari ini hingga tanggal 8 Januari besok.

Kepala Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Ot Oral Sem Wilar, saat dikonfirmasi mengaku, Maluku dalam status waspada hujan lebat hingga 8 Januari 2021. Dimana sesuai prakiraan BMKG, potensi hujan lebat ini dapat berlangsung hingga Februari 2021.

“Sebagian wilayah di Maluku akan mengalami hujan lebat yang dipengaruhi oleh faktor fenomena La Nina. Sebelumnya kan diprakirakan akan bertahan di Desember hingga Januari, namun setelah dipantau kemungkinan akan bertahan hingga Februari 2021,” ungkap Ot Oral, Rabu (6/1).
Menurut dia, potensi hujan lebat sesuai prakiraan BMKG akan melanda beberapa wilayah di Maluku mulai hari ini di wilayah Maluku Tengah, Maluku Tengggara dan Seram Bagian Barat (SBB). SEmentara besoknya 8 Januari, akan kembali berlanjut di Maluku Tengah, Buru Selatan (Bursel) dan SBB.
“Bahwa hujan lebat ini karena ada terjadi penguapan suhu muka lau di daerah Pasifik, sehingga menyebabkan pertumbuhan awan hujan atau konveksi. Seperti yang kita rilis itu, bahwa adanya kelembaban udara di bebera wilayah Maluku, terjadi anomali di laut Banda dan laut Seram. Indikanya, adanya tambahan suhu suplai uap air,” terangnya.

Sesuai prakiraan BMKG, lanjut dia, wilayah-wilayah di Maluku yang berpotensi hujan lebat dengan status waspada, dapat bertahan hingga beberapa hari kedepan akibat fenomena La Nina. Bahkan bisa saja bergeser ke beberapa wilayah lainnya di Maluku.

“Prediksi kita (BMKG), seluruh wilayah akan dipengaruhi fenomena La Nina. Karena wilayah Indonesia Bagian Barat sudah dalam masa penghujan. Kita di Ambon yang kemarau, khusus pulau Ambon. Bisa terjadi pergeseran, faktor penguapan tadi,”
Dia menambahkan, dampak dari hujan lebat bisa terjadi banjir dan longsor. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik kota maupun provinsi untuk bisa mengantisipasi dampak bencana tersebut.

“Bagi warga yang mendiami wilayah tinggi atau perbukitan, perlu waspada ketika curah hujan lebat. Karena bisa terjadi longsor. Sementara di daerah pesisir dan sekitarnya waspada banjir ketika hujan lebat. Intinya harus tetap ikuti informasi BMKG,” tutupnya. (UPE)

Comment