by

Mangga Dua Rencana Tangani Stunting

Ambon, BKA- Meski sebelumnya belum memiliki anggaran khusus untuk tangani stunting, Kelurahan Mangga Dua, kecamatan Nusaniwe, berencana mengalokasikan anggaran dari dana kelurahan untuk tangani stunting di lingkungannya.

Lurah Mangga Dua, Hellen Ritiauw mengaku, hal ini direncanakan karena melihat pentingnya penanganan stunting serta gizi buruk di masyarakat, khusus warga Kelurahan Mangga Dua. Dimana alokasi anggaran yang disiapkan untuk mengantisipasi jika terjadinya stunting maupun gizi buruk di lingkungannya.

“Memang belum ada anggaran di kelurahan untuk penanganan stunting. Tapi saya berinisiatif untuk angkat masalah stunting ini dalam anggaran kelurahan kedepannya. Walau sampai saat ini belum ada penderita, tapi kita juga perlu siap untuk pencegahan nantinya,” tutur Hellen, saat dihubungi koran ini, Kamis (11/3).

Untuk Kelurahan Mangga Dua hingga saat ini, tutur dia, belum ada warga penderita stunting. Yakni dibuktikan dengan data Puskesmas Kusu-Kusu sebagai puskesmas pendamping.

“Saya sudah mengkonfirmasi dengan kepala puskesmas Kusu-Kusu sebagai puskesmas kerja sama mengenai stunting. Dan berdasarkan data yang diterima, sampai saat ini belum ada warga yang terkonfirmasi sebagai penderita stunting atau pun gizi buruk,” tandasnya.

Dikatakan, sebagian besar warga kelurahan sudah paham pentingnya kesehatan. Selain itu, kurangnya angka kelahiran menjadi alasan tidak ada balita penderita stunting di kelurahan.

“Saya pikir karena kita di tengah kota, jadi warga sudah lebih sadar pentingnya kesehatan. Apalagi di zaman yang canggih ini, mempermudah warga untuk mengetahui berbagai informasi. Ditambah lagi angka kelahiran di sini tidak drastis seperti di tempat lain,” tutupnya. (BKA-1)

Comment