by

Mantan Dirut PDAM MBD Dieksekusi ke Bui

Ambon, BKA- Terpidana mantan Dirut PDAM Kabupaten MBD, Jansen Leunupun akhirnya di eksekusi ke Lapas kelas IIA Ambon. Eksekusi dilakukan langsung tim Tabur Kejari MBD, yang dipimpin Kajari MBD Herwin Ardiono dengan menangkap terpidana saat berkeliaran di Ambon pada Rabu,(4/11) pekan lalu.

Kajari MBD, Herwin Ardiono kepada Beritakota Ambon menjelaskan, mantan Dirut PDAM MBD Jansen Leunupun alias Jan, dieksekusi ke Lapas berdasarkan putusan MA RI Nomor 1846 K/Pid.Sus/2020 tanggal 23 Juli 2020. Yang memvonis terpidana dengan pidana penjara selama 3 tahun dan pidana denda sebesar Rp 300.000.000 dengan subsider 3 bulan kurungan.
“Jadi kita eksekusi berdasarkan putusan MA. Perlu kami tegaskan lagi, tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan,” tandas Kajari, Minggu (8/11).

Diberitakan sebelumnya, karena tidak puas atas putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) yang memvonis Jansen Leunupun terpidana kasus dugaan korupsi dana PDAM MBD tahun 2014-2016, yang memvonis tiga tahun penjara dengan menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Ambon, membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari MBD, kembali mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung RI.

Kasi Pidsus Kejari MBD, Arjely Pongbani yang dikonfirmasi saat itu, mengaku JPU mengajukan kasasi terhadap putusan banding terdakwa Jansen Leunupun Dirut PDAM MBD, lantas menilai tidak puas atas putusan banding yang dijatuhkan PT terhadap yang bersangkutan.

Selain pertimbangan hukum soal pidana badan, jaksa juga tidak setuju dengan amar putusan PT yang memvonis terdakwa bersalah melanggar pasal 3 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf A II nomor 31 Tahun 1999 tentang tipikor, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tipikor.

“Padahal ancaman JPU pakai pasal dua undang-undang tipikor, karena sesuai fakta sidang, terdakwa jelas-jelas melakukan perbuatan melawan hukum dengan memperkaya diri sendiri. Sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara dan kalau pasal tiga kami pikir itu tidak tepat karena perbuatan terdakwa itu tidak memperkaya orang lain karena jabatannya,” jelas jaksa muda dengan tiga balok di pundak itu. (SAD)

Comment