by

Mantan Kadis PU SBB Digarap Dikasus Jalan Inamosol

beritakotaambon.com,- Mantan Kadis PU Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Thomas Wattimena, diperiksa tim penyelidik Kejaksaan Tinggi Maluku terkait dugaan korupsi proyek jalan di Kecamatan Inamosol, yang menghubungkan Desa Rambatu- Manusa di Kabupaten SBB.

Proyek yang dikerjakan sejak tahun 2018 hingga kini terbengkalai. Padahal anggaran Rp 31 miliar bersumber dari APBD 2018, telah cair 100 persen.

Kasi Penkum Kejati Maluku, Wahyudi Kareba, mengatakan, terhadap penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek jalan di Kecamatan Inamosol yang menghubungkan Desa Rambatu- Manusa Kabupaten SBB, Kejati Maluku tetap punya antesi menuntaskan kasus ini. Faktanya, tim penyelidik memeriksa mantan kadis PU SBB, setelah itu baru melakukan On The Spot di lokasi proyek.

“Benar, tim sudah turun ke lokasi untuk peninjauan langsung atau On The Spot. Jadi kita ikuti saja perkembangannya, akan disampaikan,” jelas Kareba,Kamis (13/1).

Wahyudi mengaku, dalam On The Spot tersebut terdapat sejumlah saksi yang diperiksa, termasuk mantan Kadis PU Thomas Wattimena.
“Ada beberapa pihak yang dimintai keterangan, termasuk beliau (Thomas Wattimena),” pungkasnya.

Sekedar tahu saja, ruas Jalan Rumbatu-Manusa, Kecamatan Inamosol, dikerjakan oleh PT Bias Sinar Abadi ternyata mangrak. Berdasarkan informasi di Kejati Maluku, nilai kontrak proyek jalan ini sebesar Rp 31,4 miliar lebih, sementara terjadi kerugian negara diduga sebesar Rp 17 miliar.

“Hitungan kerugian negara sebesar Rp. 17 miliar, diakibatkan pekerjaan PT Bias Sinar Abadi dari sejumlah volume jalan yang belum selesai,” ujar sumber kejaksaan tersebut.

Menurut sumber, laporan dugaan kasus tersebut sudah masuk ke Kejati Maluku sejak 2021 lalu. Dari fakta di lapangan, saat ini, jalan sepanjang 24 kilo meter itu dalam kondisi rusak.

Dari tinjauan lapangan, kata sumber, ditemukan ruas jalan sejauh 6 kilo meter sama sekali belum tersentuh oleh kontraktor. Sedangkan 20 kilo meter belum disirtu. “Sedangkan kiri-kanan jalan belum dibuat drainase dan gorong gorong,” ungkapnya.

Ruas jalan yang direncanakan menghubungkan Negeri Rambatu dan Negeri Manusa, Kecamatan Inamosol, Kabupaten SBB, itu dibiayai Pemkab SBB dari ABPD Tahun 2018, dengan nilai kontrak Rp 31.428.500.000. Informasinaya telah cair 100 persen, sesuai perintah Kadis PUPR Kabupaten SBB, Thomas Wattimena.(SAD)

Comment