by

Martopo: Buronan Kejati Lebih Baik Serahkan Diri

Ambon, BKA- Saat ini, masih terdapat tujuh terpidana yang masih buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dilingkup Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

Mereka merupakan terpidanan sejumlah kasus korupsi yang ditangani Kejati Maluku, yang melarikan diri dari pertanggungjawaban hukum.

Terkait hal itu, Asisten Intelejen (Asintel) Kejati Maluku, Muji Martopo, meminta, agar para buron yang sudah masuk DPO segera menyerahkan diri.

Karena sudah pasti, pihak Kejaksaan akan tetap melakukan penangkapan terhadap mereka, sesuai dengan mekanisme perundang-undang yang berlaku, seperti yang sudah dilakukan terhadap beberapa DPO yang tertangkap oleh tim Intelejen Kejati Maluku.

Menurutnya, total DPO masih tersisa dalam target penangkapan tim Kejati Maluku berjumlah tujuh orang.

Dalam kepemimpinan Kajati Maluku, Rorogo Zego, sudah tiga DPO ditangkap. “Selama pimpinan pak Zego, sudah tiga orang ditangkap. Pertama itu, terpidana korupsi TPPU di Bank Maluku Malut, Heintje Abraham Toisuta. Janwar Risky Polanunu, terpidana korupsi penyalahgunaan anggaran/dana Reboisasi dan pengkayaan tahun 2010 di Dinas Kehutanan Kabupaten Buru Selatan. Terakhir pak Sunarko, terpidana korupsi pembangunan kontruksi Bandara Moa di MBD,” ungkap Martopo, di kantor Kejati Maluku, Kamis (22/10).

Sementara untuk para Buron lainnya, lanjut Martopo, sejauh ini, tim Kejati Maluku sedang melakukan pengejaran terhadap mereka.

Muda-mudahan para DPO tidak mau dikerjar-kejar, dan segera serahkan diri ke pihak Kejaksaan. “Kalau tidak mau dikejar-kejar, lebih baik serahkan diri. Itu kan jauh lebih baik,” imbuhnya.

Dia merincikan, tujuh Buron lainnya yang sedang dalam pengawasan, diantaranya, tiga terpidana dalam kasus penyalahgunaan anggaran/dana Reboisasi dan pengkayaan tahun 2010 di Dinas Kehutanan Kabupaten Buru Selatan, yakniu, rekan dari DPO yang sudah tertangkap, Janwar Risky Polanunu. Selain itu, ada DPO Yusuf Rumatoras dan beberapa DPO lainnya.

“Jadi pada prinsipnya, masih ada tujuh buron yang belum ditangkap. Mudah-mudahan melalui pemberitaan hari ini, mereka bisa mengetahui dan menyerahkan diri ke jaksa,” pungkasnya.(SAD).

Comment