by

Masih Ada Aktivitas Penambang di Gunung Botak

Aktivitas penambangan ilegal masih berlansgung di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Kaiely, Kabupaten Buru.

Walau telah dilarang, masih saja ada sejumlah oknum yang mengadu peruntungan aktivitas ilegal itu, walau konsekuensinya ditangkap Polisi.

Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaluddin, mengungkapkan, Polres Pulau Buru kembali melakukan giat patroli dan penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI), di Sungai Anahoni, kawasan Gunung Botak, Senin (5/7).

Patroli penertiban PETI itu dilakukan oleh personil Polsek Waeapo. Hasilnya, kata Aipda Djamaludin, peralatan penambangan yang ditinggalkan begitu saja oleh penambang, saat mengetahui ada patroli.

“Masih ditemukan aktivitas penambangan emas ilegal pada Sungai Anahoni, Desa Kaiely, dengan menggunakan mesin domveng. Namun para pelaku penambangan emas ilegal, telah melarikan diri. Selain itu, ditemukan tenda-tenda warung milik pedagang,” ungkap Aipda Djamaluddin, kepada BeritaKota Ambon, Senin (5/7).

Terhadap sejumlah alat penambangan maupun tenda pedagang yang ditemukan di kawasan Gunung Botak itu, katanya, langsung dilakukan langkah pemusnahan dengan cara dibakar.

Untuk itu, dia menghimbau, masyarakat adat maupun penambang, agar tidak melakukan aktivitas penambangan ilegal.

“Menghimbau kepada penambang, agar segera mengemasi barang-barang mereka dan meninggalkan lokasi tambang,” pungkasnya. (MSR)

Comment