by

Masyarakat Belum Displin

Ambon, BKA- Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury mengatakan, kurangnya disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, menjadi faktor utama penyebab meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Maluku.

“Ada hal yang paling penting dan harus objektif untuk dikatakan, yakni, soal kedisiplinan dalam mentaati protokol kesehatan itu sendiri,” ungkapnya.

Memang itu bukan faktor tunggal. Tapi ada faktor lain yang juga turut berpengaruh. Diantaranya, lemahnya koordinasi pemerintah kabupaten/kota dengan instansi terkait.

“Belum lama ini, saya bersama Pak Sekda dan juga ibu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, membahas secara khusus penyebab meningkatannya penyebaran Covid-19. Meskipun ada banyak alasan yang bisa kita pakai, termasuk juga mungkin lemahnya koordinasi antara kabupaten/kota, atau juga lemahnya koordinasi antara Gugus Tugas dengan pihak-pihak terkait lainnya,” ungkap Wattimury,
pada awak media, Senin(8/9).

Namun dari semua penyebab itu, yang paling penting adalah soal kedisiplinan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan itu sendiri.

“Solusinya, masyarakat harus disiplin menggunakan masker setiap waktu, bagaimana menjaga jarak, mencuci tangan, dan ini harus dipraktekkan. Saat kita bicara dengan orang dan harus menggunakan masker, itu merupakan tatanan baru. Kita bekerja bersama-sama dengan orang dan menjaga jarak, itu juga merupakan tatanan baru. Mencuci tangan tiap saat, itu juga merupakan tatanan baru. Hal ini harus kita budayakan,” ujarnya.

Soal kedisiplinan, terangnya, bukan harus dipaksakan. Tetapi harus menjadi budaya baru. Jika hal ini dilakukan bersama-sama, maka akan diperoleh hasil yang baik, sehingga penyebaran Covid-19 akan bisa teratasi dengan sendirinya.

“Saya kira situasi ini masih berlanjut. Karena itu, saya menghimbau masyarakat supaya menjadikan cara memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sebagai satu budaya baru,” pungkasnya.(RHM)

Comment