by

MBD Akan Perketat Keamanan Laut Pulau Luang

beritakotaambon.com – Tidak mau kecolongan lagi, warganya diintimidasi oleh nelayan lain di perairan sendiri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) akan berupaya untuk meningkatkan keamanan di Laut Pulau Luang, Kecamatan Mdona Hyera.

Untuk itu, Pemkab MBD akan berkoordinasi dengan Polres MBD, Kodim 1511/Pulau Moa dan TNI AL, untuk membuat pos pengamanan sementara di Laut Pulau Luang.

Diketahui, beberapa waktu lalu, lima masyarakat Pulau Luang yang hendak ke Pulau Moa, dikejar oleh nelayan yang diduga berasal dari Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Penambangan PT BKP-BTR Ancam Keselamatan Warga

Kejadian tersebut bukan sekali, namun berulang kali dihadapi oleh masyarakat Pulau Luang, terutama saat tengah melaut.

“Kita akan bekerjasama dengan pihak Polres MBD dan Kodim 1511/Pulau Moa dan TNI AL, untuk mendirikan satu pos pengamanan sementara di Laut Pulau luang, khususnya pada waktu panen hasil laut,” kata Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, Sabtu (16/10/).

Bukan hanya untuk menjamin keamanan nelayan Pulau Luang yang tengah melaut, pembentukan pos kemanan itu juga bertujuan untuk mencegah maraknya aktivitas ilegal fishing di Laut Pulau Luang, yang diduga dilakoni nelayan luar.

Noach mengungkapkan, Laut MBD memiliki potensi yang melimpah, sehingga menarik perhatian banyak nelayan luar untuk menikmati hasil tersebut dengan berbagai cara.

Untuk itu, katanya, Pemkab MBD merasa penting untuk mengamankan potensi laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Apalagi jika tindakan illegal tersebut disertai dengan ancaman keselamatan hidup masyarakat Pulau Luang.

Baca juga: Vaksinasi di MBD Capai 30,8 Persen

Karena itu, lanjut Noach, penempatan posko pengamanan laut itu perlu dilakukan, agar aktivitas masyarakat Pulau Luang saat melaut dapat berlangsung dengan aman.

“Jika nantinya telah ditempatkan posko sementara dan masih ada nelayan di luar MBD yang dengan seenaknya melakukan berbagai tindakan-tindakan yang melanggar, maka pemerintah akan melakukan tindakan hukum dalam menangani hal tersebut. Kita tidak akan tinggal diam terhadap situasi yang dialami oleh masyarakat Pulau Luang,” tegas Noach. (GEM)

Comment