by

Menhub Klaim Pekerja Penerbangan Cuma Sedikit Terpapar Corona

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim jumlah pekerja di sektor penerbangan yang terpapar virus corona relatif rendah dibandingkan sektor lain. Pasalnya, kata dia, jumlah penumpang angkutan udara yang positif covid-19 juga sedikit.

“Kami apresiasi bahwa sektor udara merupakan salah satu sektor paling rigid melakukan pengamanan terhadap protokol pengamanan dengan angka-angka yang relatif tidak ada, karena mereka yang terbantu tidak ada yang terpapar dengan covid-19,” ujar Budi Karya dalam webinar Resiliensi Kinerja dan Strategi Pemulihan Bisnis Sektor Transportasi Udara yang digelar Balitbang Kementerian Perhubungan, Rabu (23/9).

Budi mengungkapkan bisnis angkutan udara terancam bangkrut karena mengalami pukulan sangat keras selama pandemi.

Selain pembatasan pergerakan penumpang, baik domestik maupun internasional, ketakutan penumpang akan tertular covid-19 dalam perjalan menggunakan pesawat terbang juga menyebabkan omzet maskapai turun 30 persen hingga 50 persen.
“Kita ketahui bahwa covid-19 sangat memukul sektor perhubungan terutama transportasi dan bahkan yang paling parah sektor penerbangan yang mengalami kontraksi 30 persen ini yang membuat pergerakan di sektor udara menurun drastis,” ucapnya.

Namun, ancaman kebangkrutan maskapai ini tak hanya terjadi di Indonesia melainkan juga terjadi di sejumlah negara, seperti Virgin Australia dan Thai Airways yang meminta dana talangan kepada pemerintah agar bisa bertahan.

Karena itu, menurut Budi, sektor penerbangan harus tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan dengan ketat baik di bandara maupun kabin pesawat. Hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan transportasi udara selama masa pandemi dan sektor penerbangan bisa lekas pulih.

“Di sisi lain rekan-rekan di penerbangan juga harus confident dengan melakukan penelitian, tapi juga melakukan campaign tentang HEPA, tentang berbagai kegiatan yang sudah kami lakukan dengan baik,” tandasnya. (INT)

Comment