by

Menparekraf: Kita Sangat Mendukung Revitalisasi Benteng Victoria

Ambon, BKA- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf, Wishnutama Kusubandio, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kunjungan rombongan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, untuk membicarakan revitalisasi Benteng Victoria, Kamis (17/9).

Apresiasi Menparekraf itu ditunjukkan dengan mendengarkan paparan Walikota Ambon bersama Asisten Perencanaan Kodam XVI/Pattimura, secara seksama.

Setelah mendengar pemaparan Walikota Ambon maupun Asisten Perencanaan Kodam XVI/Pattimura secara seksama, tentang rencana revitalisasi Benteng Victoria, Menparekraf Wishnutama Kusubandio langsung menyatakan dukungannya terhadap rencana itu.

“Kalau saya tidak dukung ini, kebangetan. Apalagi ini bisa jadi destinasi pariwisata. Apalagi kalau kita membuat dia seperti semula, menjadi Benteng Victoria awalnya, dengan membenahi bangunan sekitarnya. Kita sangat mendukung hal ini,” tandasnya.

Menteri bahkan telah meminta deputinya, untuk menganggarkan pembuatan ruang festival musik yang bisa juga dipakai untuk coaching clinic atau tempat kreatif lainnya di Kota Ambon. Hal ini dilakukan, karena dia ingin Ambon sebagai kota musik dunia memiliki identitas musik yang lebih kuat lagi.

Dirinya yakin, ketika nantinya Benteng Victoria kembali menjadi cagar budaya yang terbuka untuk umum, maka bisa menarik banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. “Ini kan peninggalan Eropa dan abad 15. Artinya cukup tua. Ini sangat menarik,” ungkapnya.

Pernyataan Menparekraf ini disampaikan usai mendengar penjelasan Walikota Ambon, kalau Benteng Victoria merupakan salah satu cagar budaya peninggalan Belanda. Bahkan ditahun 2015, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, menetapkan Benteng Victoria sebagai cagar budaya nasional.

“Perencanaannya revitalisasi sudah disiapkan. Kita rencana disitu nantinya juga ada museum musik dan bisa ada platform musik,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Perencanaan Kodam XVI Pattimura, Kolonel Inf. Kurniawan, dalam paparannya mengatakan, Kodam merasa kawasan ini sudah tidak tepat untuk menjadi kawasan militer. “Akan sangat berguna untuk kepentingan masyarakat, dalam rangka mendukung pelestarian budaya di Ambon maupun Maluku,” pungkasnya. (MCAMBON)

Comment