by

Meski Jenuh, Anak Harus Tetap Belajar

Ambon, BKA- Pihak sekolah terus berkomiten memberikan pembelajaran bagi siswa, meskipun mereka sudah jenuh karena proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan sudah berlangsung hampir 9 bulan.

Kepala SD Negeri 93 Ambon, Ratna Rumatiga, mengatakan, proses pembelajaran bagi siswa jangan sampai terputus di masa Covid-19.

“Hingga saat ini kan belum ada keputusan baru dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon terkait dengan belajar tatap muka. Untuk itu, sekalipun anak-anak sudah jenuh belajar di rumah, tapi kita terus berupaya dengan berbagai cara agar mereka tetap belajar. Tidak bisa kita hentikan proses belajar lantaran siswa jenuh,” ucap Rumatiga, Rabu (18/11).

Sebelum PSBB, proses belajar masih bisa dilakukan secara kelompok. Menurutnya, itu lebih membantu, jika dibandingkan dengan proses belajar yang sekarang ini, yang hanya bisa dilakukan secara jarak jauh.

“Tidak bisa dipungkiri, kondisi ini turut pengaruhi dunia pendidikan. Namun tidak lalu membatasi proses pembelajaran. Dengan PJJ, diharapkan anak-anak tetap belajar. Untuk itu, meskipun mereka jenuh, namun ada saja upaya lain agar tetap belajar. Kita tidak bisa kalah lantaran kendala seperti ini,” tandasnya

Untuk itu, proses pembelajaran jarak jauh yang dilakukan sekolah, dalam hal ini para guru, terus melakukan penyesuaian. Hal itu penting untuk dilakukan, sebagai langkah untuk mengatasi kejenuhan siswa, sehingga mereka tidak terbebani.

“Nah, pentingnya penyederhanaan kurikulum itu dalam kondisi seperti ini. Jadi kita komitmen anak tetap belajar, bukan berarti harus tuntas. Tapi agar mereka tidak ketinggalan materi pelajaran penting. Semoga kita terus diberikan kekuatan dan kesehatan, agar mampu menjalankan semua tugas dan tanggungjawab dengan baik,” pungkas Rumatiga. (LAM)

Comment