by

Messi Ungkap Rahasia Mengejutkan: Dari Grup WA Khusus hingga Perasaan Tertipu

Lionel Messi berbicara blak-blakan soal beberapa rahasia dirinya dan Barcelona, termasuk pejabat klub. Ia mengaku sudah ingin meninggalkan Camp Nou sebelum Luis Suarez dibuang Barca ke Atletico Madrid.

“Saya telah memikirkannya sebelum Luis Suarez, tapi itu gila. Saya tidak suka cara dia pergi. Saya tidak berpikir dia pantas pergi seperti itu. Dia pergi secara gratis ke tim yang berjuang untuk hal yang sama seperti kita,” jelas Messi kepada La Sexta dikutip dari MARCA.

Selain Suarez, Neymar juga juga teman dekat Messi dengan ketiganya membuat grup WhatsApp bersama. “Kami berbicara dari waktu ke waktu. Baru-baru ini, kami (Messi dan Neymar) telah berbicara tentang saling berhadapan di Liga Champions,” ungkapnya.

Messi menegaskan tidak menyukai hasil drawing. “Saya tidak menyukainya karena kami harus menghadapi tim yang kuat, dan begitu pula Ney karena meskipun kami tidak dalam kondisi terbaik kami sekarang, kami bisa meningkat. Saya berbicara dengan Luis hampir setiap hari, dan di antara kami bertiga, kami memiliki hubungan yang sangat baik,” jelasnya.

Kapten Barca itu juga mengungkap rahasia dirinya dengan mantan presiden klub, Josep Maria Bartomeu. Pemain Argentina itu mengatakan bahwa Bartomeu telah menipunya dalam beberapa kesempatan.

Yang terbaru dan penting dari itu terjadi musim panas lalu, ketika Messi mengungkapkan pendapat dan keinginan untuk meninggalkan Camp Nou. Bartomeu menolak permintaannya dan menahannya di klub meski sebelumnya sudah berjanji.

“Saya telah memberitahu Bartomeu bahwa saya ingin pergi selama berbulan-bulan. Dia membuat janji yang tidak ditepati kemudian. Dia sering menipu saya,” tegas pemain benomor punggung 10 tersebut.

Meski sempat ingin pergi, peraih enam Ballon d’Or itu mengaku tidak bisa memastikan masa depannya di klub. “Saya tidak tahu di mana saya akan berada tahun depan. Meskipun saya bisa bernegosiasi dengan klub mulai 1 Januari, saya tidak akan melakukannya sampai akhir musim,” jelas Messi.

Sang superstar juga mengungkapkan rasa frustrasinya terkait opini bahwa dia memegang kendali di Barcelona ​dan bahwa dia yang memutuskan apa yang terjadi di dalam tim. Itulah alasannya ia enggan menunjukkan dukungan kepada calon presiden mana pun yang akan bertarung bulan depan.

“Saya tidak ingin memposisikan diri dengan calon mana pun. Terutama karena mereka yang mengatakan saya mengelola klub. Tidak ada kandidat yang menghubungi saya. Siapa pun yang menang akan memiliki pekerjaan yang berat dan mereka harus melakukan sesuatu dengan cerdas,” ujarnya.

Messi lantas berbicara mengenai situasi klub saat ini di kompetisi. Ia mengaku tidak bisa melihat Barcelona kembali ke posisi terbaik mereka dalam waktu dekat. Menurutnya, klub saat ini sulit untuk pulih baik dari dalam maupun luar lapangan.

“Klub sedang melalui masa sulit. Segala sesuatu yang mengelilingi klub menjadi sulit. Klub berada dalam situasi yang sangat buruk, sangat buruk dan sulit untuk kembali ke tempat kami semula,” keluh Messi.

Meski begitu, Messi menegaskan tekadnya terus membantu Barca berjuang hingga akhir musim. “Saya tahu ini adalah tahun transisi dengan para pemain muda. Saya ingin berjuang untuk Liga Champions dan untuk LaLiga Santander. Saya ingin pergi dan saya ingin melakukannya dengan cara yang benar,” tandasnya. (INT)

Comment