by

Miliki Sabu, Kainama Dituntut 12 Tahun Penjara

Jaksa penuntut umum Kejati Maluku menuntut Marianus Kainama (51), terdakwa kasus narkoba jenis sabu-sabu, dengan pidana penjara selama 12 tahun dalam sidang di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis, (3/6).

Pria yang bermukim di Desa Seruawan, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB ini,dituntut melanggar pasal 115 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
“Meminta kepada majelis hakim agar memvonis terdakwa dengan pidana penjara selama 12 tahun dipotong masa tahanan,serta denda sebesar Rp.1 miliar subsider tiga bulan kurungan,” ujar JPU, S. Pentury dalam amar tuntutan yang dibacakan dalam sidang, yang dipimpin ketua majelis hakim, Josca Jane Ririhena selaku hakim ketua, dibantu Orpa Martina dan Julianti Wattimury selaku hakim anggota, sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Robert Lesnussa.

Hal yang meringankan,terdakwa belum pernah di hukum. Sedangkan hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa melanggar UU, dan terdakwa berbelit-belit saat memberikan keterangan di persidangan.

Penuntut umum dalam berkas dakwaannya menyebut,tindak pidana yang dilakukan terdakwa, diketahui setelah petugas BNNP Maluku mendapat informasi dari informan kalau terdakwa akan datang dari Jakarta menggunakan penerbangan Komersial Batik Air, tiba di Ambon Jumat 16 Oktober 2020, dengan membawa narkoba jenis sabu.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas BNNP Maluku melakukan pemantauan terhadap diri terdakwa di areal bandara Pattimura. Tidak lama kemudian pesawat yang ditumpangi mendarat di Bandara dan terdakwa berjalan melalui pintu keluar. Namun jejak terdakwa sudah diketahui petugas yang sedang memantau perjalanan gerak gerik terdakwa. Saat itu, terdakwa bergegas masuk ke dalam mobil Avanza yang dikendarai Dian Nikijuluw (berkas terpisah). Keduanya pun bergegas pulang. Saat sampai di depan kantor Polsek Teluk Ambon, petugas BNN yang sudah menunggu di situ memberhentikan mobil terdakwa lalu mengarahkan masuk ke dalam halaman Polsek untuk dilakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket sabu-sabu yang dikemas dalam plastik klip ukuran sedang.
Sesuai pengakuan terdakwa, sabu tersebut ia ambil dari teman Dian Nikijuluw di Jakarta.
Atas pengakuan terdakwa, petugas kemudian membawa keduanya untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Terhadap tuntutan jaksa, kuasa hukum terdakwa akan mengajukan eksepsi atau pembelaan pada sidang lanjutan, Kamis,10 Juni 2021 pekan depan.(SAD)

Comment