by

Mukti Keliobas Kembali Pimpin Roda Pemerintahan

Ambon, BKA- Abdul Mukti Keliobas kembali memimpin roda pemerintahan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), usai menjalankan masa cuti kampanye Pilkada selama 71, terhitung sejak 26 September.

Selama melaksanakan cuti, Keliobas diganti sementara oleh Pjs Bupati SBT, Hadi Sulaiman, yang merupakan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Maluku.

Sesuai pasal 10A Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 1 Tahun 2018, menegaskan, penjabat sementara gubernur, penjabat sementara bupati dan penjabat sementara walikota, melakukan serah terima pelaksanaan tugas saat berakhirnya masa tugas.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten SBT menggelar serah terima pelaskanaan tugas dari Pjs Bupati SBT, Hadi Sulaiman, kepada Bupati SBT, Abdul Mukti keliobas, yang disaksikan oleh M. Saleh Thio selaku mewakili Gubernur Maluku, di Aula Pandopo Bupati, Sabtu (5/12).


Pantauaan Beritakota Ambon di lokasi kegiatan, Abdul Mukti Keliobas resmi kembali menjalankan tugas sebagai Bupati SBT aktif setelah menerima nota dinas pelaksanaan tugas dari Pjs Bupati Hadi Sulaiman.

Gubernur Maluku, Murad Ismail, dalam sambutannya yang dibacakan M. Saleh Thio, meminta Bupati Abdul Mukti Keliobas agar segera mencurahkan perhatian pada efektifitas dan pencapaian kinerja pelaksanaan tugas selaku pimpinan daerah.

Selain itu, gubernur memerintahkan untuk diaktifkan kembali seluruh jajaran birokrasi untuk menjaga netralitas, soliditas, dedikasi dan loyalitas selaku abdi negara dan abdi masyarakat.

“Dan tuntaskan seluruh janji dan komitmen saudara kepada masyarakat Ita Wotu Nusa, sebelum berakhirnya jabatan saudara,” ucap Murad.


Dia juga mengingatkan Bupati Abdul Mukti Keliobas untuk lebih intensif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan KPU dan Bawaslu, maupun aparat keamanan.

“Untuk penerapan protokol kesehatan secara tepat pada saat pemungutan dan perhitungan suara di TPS-TPS. Hindari kerumumanan dan pengumpulan massa yang bisa menimbulkan kluster Covid-19,” kata Murad.

Lanjutnya, membangun komunikasi dengan jajaran Forkopimda, untuk mempersiapkan langkah-langkah menjelang hari pencoblosan tanggal 9 Desember 2020 nanti. “Pastikan situasi Kamtibmas benar-benar bisa dikendalikan sepenuhnya oleh jajaran TNI-Polri,” ucapnya.

Bupati juga diharapkan mampu membangun kerja sama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pihak lainnya, untuk terus menghimbau masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab dan sesuai dengan hati nurani, serta menjaga Kamtibmas.

“Khusus penyelenggara Pilkada, yakni, KPU, Bawaslu dan Apkam (aparat keamanan) untuk tetap memegang teguh amanah yang dipercayakan negara, bertindak jujur, adil, netral, transparan dan akuntabel. Penyelenggaran Pilkada sangat tergantung oleh independensi dan profesionalisme kerja saudara-saudara,” kata gubernur.

Menutup sambutannya, gubernur mengatakan, dengan berakhirnya masa jabatan Pjs. Bupati SBT, maka dirinya selaku Gubernur Maluku menarik kembali yang bersangkutan bertugas ke Pemerintah Provinsi Maluku. “Disertai ucapan terimakasih atas kerjasamanya selama ini dan sekiranya jika ada kesalahan dan kekeliruan, mohon dimaafkan,” tutup M. Saleh Thio, mewakili Gubernur Maluku. (BKA-2)

Comment