by

Musim Penghujan, Warga Ambon Disarankan Antisipasi DBD

Ambon, BKA- Memasuki musim penghujan untuk wilayah Kota Ambon dan sekitarnya, masyarakat dihimbau untuk mengantisipasi Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satunya dengan pola 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur sampah di lingkungan masing-masing.

“Menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat semua tempat penyimpanan air, serta mengubur sampah dan barang- barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk. Apalagi saat ini intensitas hujan semakin meningkat,” pesan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy, kepada wartawan, di Balai Kota, Jumat (7/4).

Dia mengaku, dari Januari sampai April 2021, kasus DBD di kota Ambon telah mencapai 51 kasus. Jumlah ini meningkat drastis dari periode yang sama tahun lalu. Untuk itu, masyarakat harus bisa terapkan 3M, guna mengatasi penyakit mematikan tersebut.

“Untuk DBD terjadi peningkatan kasus di tahun ini. Dimana tahun 2020 lalu, pada bulan Januari sampai April hanya 21 kasus. Namun di tahun ini meningkat hingga 51 kasus, dengan jumlah terbanyak ada di kecamatan Sirimau dan Baguala,” sebutnya.

Untuk penanganan dari dinasnya, lanjut Wendy, telah dilakukan antisipasi dengan cara fogging atau pengasapan di sejumlah lingkungan rawan endmik DBD. Namun pihaknya tetap menghimbau agar masyarakat bisa menerapkan pola 3M sebagai alternatif pencegahan DBD.

“Fogging adalah alternatif terakhir, karena hanya membunuh jentik nyamuk dewasa. Tetapi jika lingkungan bersih dengan warga melakukan tindakan pemberantasan sarang nyamuk, maka jumlah kasus DBD dapat diturunkan,” imbuhnya.

Selain fogging atau pengasapan, tambah dia, pihaknya juga menggiatkan Abatesasi, yakni pemberian bubuk abate secara gratis kepada masyarakat dan dapat diperoleh pada puksesmas setempat.

“Pemberian abate gratis ini untuk membasmi jentik-jentik nyamuk pada tempat penampungan air warga,” pungkasnya (IAN)

Comment