by

NA Tersangka Korupsi ADD-DD Tobo Rp 1,4 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Seram Bagian Timur (SBT) menetapkan mantan karteker Desa Tobo, NA, sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tobo, Kecamatan Werinama.

Kepala Kejaksaan (Kajari) SBT, Muhamad Ilham, mengatakan, telah melakukan ekspos penetapan tersangka kasus korupsi tersebut. Sehingga tinggal melakukan langkah-langkah hukum lainnya, agar kasus NA itu cepat disidang.

“Jadi kita telah melakukan ekspos penetapan tersangka, 21 Mei 2021. Berdasarkan hasil ekspos, kita sudah menetapkan tersangka yaitu NA, dalam tindak pidana korupsi terhadap ADD Tobo,” kata Ilham.

Setalah NA ditetapkan tersangka, sekitar 30 hari kedepannya, perkara itu sudah bisa dilanjutkan ke pengadilan untuk disidangkan.

“Untuk penyidikan ini, kita punya waktu 40 hari. Artinya, tidak lama lagi, ditargetkan 30 hari kedepan, perkara sudah bisa lanjut ke pengadilan,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya tengah fokus melakukan pemulihan aset. “Saya tekankan untuk rekan-rekan melakukan pemulihan aset dulu. Kita data dulu, jangan sampai rumahnya tidak berkaitan dengan Tipikor itu, masa kita mau sita,” kata Ilham.

Tapi menurut Ilham, jika ada temuan kalau rumah milik NA di Ambon ada kaitannya dengan kasus korupsi tersebut, maka akan disita. “Jadi kita sementara mendata dulu. Kalau rumahnya ada kaitannya dengan Tipikor yang dilakukan NA dari 2017, 2018, 2019, maka kita sita,” tegas Ilham. (SOF).

Comment