by

Nama Pimpinan Dicatut, Cipayung Himbau Warga Tidak Terprovokasi

Ambon, BKA- Kesal dengan penggunaan nama pimpinan yang dicatut aliansi OKP Kota Ambon pada sejumlah media lokal beberapa waktu lalu, pengurus OKP Cipayung angkat bicara. Mereka menilai, penggunaan nama ketua umum lembaga institusi adalah ilegal dan tidak memiliki legitimasi serta cacat prosedural.

“Kami pengurus dari OKP cipayung IMM Maluku, HMI Cabang Ambon, PMII serta LSM Garda NKRI Maluku dan Ampera tidak terima ada penggunaan nama lembaga kami disitu. Mereka ilegal dan tidak memiliki
legitimasi,” Tegas, Kabid Riset dan Keilmuan DPD IMM Maluku, Abubakar Mahu yang didamping pengurus OKP Cipayung lainnya, kepada wartawan, Jumat (7/5).

Menurutnya, apabila dilakukan oleh institusi yang legal, maka hal ini bukan menjadi satu masalah. Tapi jika sebuah lembaga tanpa legitimasi kemudian menyampaikan pendapat terbuka untuk umum, maka patut dipertanyakan. “Kami menduga para OKP ini ditunggangi untuk menyerang Pemprov Maluku. Sebab mereka itu tidak memiliki keabsahan,” beber Mahu.

Dirinya juga mengaku, OKP Cipayung yang sah dan memiliki legitimasi memandang perlu untuk meluruskan permasalahan tersebut.

“Makanya kami gelar konferensi pers, agar apa yang sudah disampaikan tidak bias bahwa itu seakan-akan dari kami lembaga yang terlegitimasi,” terangnya.

Ia menjelaskan, ada lima poin yang menjadi pernyataan sikap OKP Cipayung. Pertama, konferensi pers beberapa hari lalu, bukanlah dari OKP Cipayung yang terlegitimasi. Kedua, mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Maluku untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang mengatasnamakan pimpinan OKP yang tidak mempunyai keabsahan dan dicurigai terindikasi ditunggangi.

Ketiga, pengurus OKP dan LSM akan mengawal semua kebijakan pemerintah provinsi Maluku dan melawan gerakan dugaan merusak nama baik citra gubernur selaku Pemprov Maluku

Keempat, mendukung kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Malukulewat kebijakan pemprov, guna memajukan daerah dan menjawab keberhasilan sesuai dengan torehan baik pasca dilantik hingga ke depan untuk kemajuan Maluku.

Dan Kelima, mengajak semua OKP Cipayung, LSM dan semua elemen masyarakat untuk lebih profesional dalam menyikapi setiap permasalahan. Serta berfikir ke arah yang lebih konstruktif. (UPE)

Comment