by

Namlea Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan

Ambon, BKA- Kecamat Namlea mulai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2021/2022, sejak 8 Februari 2021, pekan lalu.

Musrembang tingkat kecamatan itu dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Buru, Fandy Umasugi, Perwakilan Kepala BAPPEDA, perwakilan Kadis PMD Kabupaten Buru, serta para undangan lainnya.

Ada beberapa hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Musrenbang tersebut, mulai dari Musdes sampai dengan pelaksanaan Musrenbang itu sendiri, untuk merumuskan atau menetapkan program pembangunan yang menjadi skala prioritas di tingkat desa sampai tingkat kecamatan.

Untuk itu, dari hasil penetapan tersebut menghasilkan beberapa poin pentin, yaitu, terkait masalah Pemulihan Ekonomi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dalam kesempatan ini, saya ingin tambahkan beberapa hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Musrenbang ini. Saya mengingatkan, yang menjadi pokok perhatian kita, yaitu, terkait dengan pembangunan dan pengembangan SDM untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat di Desa. Hal ini sebagai modal utama bagi para pemangku kepentingan, terutama para kepala desa se-Kecamatan Namlea,” kata Latief Effendi, kepada BeritaKota Ambon, Rabu (10/2).


Untuk itu, ia menekankan kepada seluruh kepala desa, khususnya diteritori Kecamatan Namlea, bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan melalui Dana Desa, harus di perbanyak kepada bidang pemberdayaan masyarakat.

Sehingga ada sinkronisasi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa, dalam upaya peningkatan kapasitas ekonomi sosial masyarakat, yang bertujuan untuk mengatasi kemiskinan di tengah masa pandemi Covid-19.

“Untuk itu, kami meminta setiap kegiatan yang dilaksanakan melalui Dana Desa itu benar-benar lebih perbanyak mengarah ke pemberdayaan masyarakat, supaya ada sinkronisasi. Karena fokus kita di tahun ini, bagaimana kita memulihkan sosial ekonomi masyarakat dan juga peningkatan sumber daya manusia. Itu yang menjadi prioritas utama, dalam rangka kita menekan tingkat kemiskinan dalam kondisi pandemi Covid-19 yang sekarang ini terjadi,” ungkapnya


Karena itu, ia berharap, apa yang sudah ditetapkan dalam RKPD 2021 ini, menjadi tanggung jawab bersama dalam hal menjawab persoalan-persoalan ekonomi selama masa pandemi Covod-19.

Selain itu, dia berharap, membangun harmonisasi di tengah-tengah kondisi pandemi Covid-19, agar semua persolan yang ada di desa masing-masing, bisa terselesaikan atau di minimalisir dengan baik.

“Harapan kami melalui kesempatan ini pula, mari kita berfikir, karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama, untuk bagaimana kita melihat desa bisa terlepas dari berbagai persoalan-persoalan ekonomi. Selanjutnya, dengan pelaksanaan pembangunan di tahun-tahun mendatang ini bisa berjalan dengan baik, maksimal, sehingga bisa mewujudkan masyarakat yang adil, masyarakat yang makmur ditengah-tengah kondisi covid -19. Itu harapan saya,” Pungkasnya (MG-1).

Comment