by

Napi Pesta Narkoba di Lapas Tersangka

Ambon, BKA- Empat Narapidana (Napi) Lapas Ambon yang diciduk usai pesta narkoba resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.

Kasat Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, AKP Juffri menjelaskan, keempat napi masing-masing SRR alias Simon (40), AU alias Agus (36), ERR alias Rian (32) dan MP alias Marco (24).
Mereka ditetapkan tersangka setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease dan berdasarkan hasil pemeriksaan urine laboratorium kesehatan Ambon, Senin 18 Januari 2021 kemarin.

Perwira polri dengan tiba balok emas itu mengaku, hasil pemeriksaan terhadap tersangka AU dan ERR positiv methampethamine, THC dan
Sintetes. Sedangkan MP dan SR positiv methampethamine ,ampetahmine.
“Sudah ditetapkan tersangka dan tetap menjalani penahanan di Lapas Ambon,” ujarnya.

Untuk pempertanggungjawabkan perbuatan mereka, para tersangka juga diganjar dengan pasal 112 ayat 1, 114 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
“BB masing-masing dua paket sabu 1 plastik ukuran kecil berisikan 17 paket kecil di dalamnyanya berisikan sabu, 1 buah bong lengkap, 1 bungkusan kertas berisikan narkotika jenis tembakau sintetis, dan uang sebesar Rp 600.000,”tandasnya.

Sebelumnya, empat Napi pada Lapas Kelas IIA Ambon ini terciduk usai mengkonsumsi narkoba jenis sabu di dalam lapas, Minggu (17/1).
Keempat napi ini merupakan napi kasus Narkotika.Mereka masing-masing SRR alias Simon (40), AU aluas Agus (36), ERR alias Rian (32) dan MP alias Marco (24).

Kalapas Kelas IIA Ambon, Saiful Sahri menjelaskan terungkapnya empat Napi ini saat dilakukan penggeledahan.
Sebelum dilakukan penggeledahan, didapatkan informasi bahwa ada pelemparan barang dari luar pagar lapas ke dalam blok hunian lapas. Dan setelah di kembangkan ternyata barang haram berupa narkoba dipasok dari luar dengan cara dilempar ke dalam lapas.
“Jadi tadi sekitar pukul 11:00 WIT Petugas penjagaan melaporkan terjadi pelemparan barang diduga narkoba kepada Ka. KPLP,” jelas Ka Lapas.

Sesuai dengan informasi pelacakan di dalam lapas ada pelemparan ganja sintesis dan sabu dan setelah itu dilakukan pelacakan oleh KPLP lapas kemudian melakukan penyergapan ditemui di salah satu kamar BB tersebut itu ada dan mereka sementara dalam kondisi baru habis mengkonsumsi.
Saat itu, petugas penjagaan melakukan penggeledahan dalam blok dan kamar yang dicurigai itu empat Napi ini tidak dapat berkutik lagi karena sudah ditemukan BB.

“Saat geledah ditemukan barang haram tersebut dengan rincian paket ganja sintesis, 3 paket (bungkusan) sabu, 1 buah alat hisap, 1 HP dan uang tunai sebesar Rp. 600.000. Saya bersama Ka.KPLP langsung melakukan pemeriksaan kepada ke empat WBP pemilik barang haram tersebut dan hasil pemeriksaan diketahui Barang tersebut dilempar dari luar dengan Pelaku Pelemparan yang sedang dilidik,” beber Kalapas.(SAD)

Comment