by

Nasdem Perkuat Konsolidasi Menangkan Pilkada

Ambon, BKA- Sebagai partai pemenang beberapa Pilkada sebelumnya di Maluku, DPW Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Maluku telah menyiapkan strategi politik bersama partai koalisi untuk memenangkan Pilkada serentak 2020 di 4 kabupaten. Optimis, kemenangan Pilkada lalu akan kembali terulang.

Ketua DPW Nasdem Maluku, Hamdani Laturua mengaku, semua partai politik tentu memiliki strategi masing-masing. Dan bagi Nasdem Maluku, ada program yang mendekatkan diri dalam menyiapkan proses pemilihan.

Diantaranya lakukan konsolidasi secara internal hingga menghidupkan mesin partai dari kabupaten, kecamatan hingga tingkat basis TPS.

Sehingga Nasdem saat ini ketika menghadapi Pilkada, partai telah terbentuk dan siap bersama bakal calon untuk lakukan konsolidasi.

Dengan target, kembali memenangkan Pilkada 2020 di empat kabupaten, yakni Buru Selatan (Bursel), Seram Bagian Timur (SBT), Maluku Barat Daya (MBD) dan Kepulauan Aru.

“Nasdemi ketika hadapi Pilkada, dan hari ini bukan kali pertama. Sudah beberapa kali kami hadapi dan hasilnya sangat signifikan. Kalau diidentifikasi bahwa Nasdem ketika mengusung pasangan calon itu menang, itu sudah melewati kewenangan Tuhan. Menang itu suatu hikmah, menang itu penetapan Tuhan. Namun untuk bisa meraih kemenangan itu butuh kerja keras, ikhtiar. Kalau kita kerja keras, iktihiar bagus, koslodasi dengan bagus, saya pikir proses tidak bisa menyalahi hasil,” tandas Laturua, kepada wartawan di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (10/9).

Mantan Anggota DPRD Maluku ini menyebutkan, seluruh kerja-kerja partai koalisi telah terbentuk untuk siap memanangkan bakal pasangan calon yang diusung. Yakni koalisi tentu berjalan sesuai mekanisme koalisi yang telah diatur dengan partai lain.

“Koalisi hari ini untuk 4 kabupaten telah bentuk tim pemenangan dan berjalan sesuai mekanisme koalisii yang bagus. Salah satunya di Pilkada SBT, yakni Nasdem berada pada posisi Sekretaris Tim Koalisi. Begitupun dengan Aru dan lainnya juga begitu,” jelas dia.

Disinggung soal dukungan Nasdem kepada bakal calon incumbent yang identik dengan isu politik identitas, Laturua menilai, persoalan isu identitas lumrah dan itu tidak melawan hukum. Yakni sepanjang isu yang dihembuskan pasangan calon atau tim sukses pasangan calon, tidak bertentangan dengan norma hukum.

“Tergantung darimana sisi kacamata kita melihat. Apakah isu yang dihembuskan dapat melunturkan semangat masyarakat yang berikan hak politiknya kepada pasangan calon itu, bisa berpaling dari dia atau mendukung secara proaktif kepada dia. Itu tergantung dilihat efek negatif positifnya. Tapi dari sisi hukum bukan suatu pelanggaran hukum,” cetusnya.

Dijelaskan, jika saat ini isu identitas disebut-sebut menjadi isu hangat, maka tentu ada tim yang lakukan penggodokan atau telah menelaah, apakah isu tersebut layak dimainkan atau tidak. Pasalnya, tidak seluruhnya wilayah pulau Seram dihuni penduduk asli.
Yakni banyak warga yang bukan berasal dari anak daerah, dan ada keterkaitan antara satu dengan lain. Baik warga asli dengan pendatang.

“Kalau bicara soal ini, tidak bisa dikerucutkan untuk dijadikan bahan modal besar, dalam rangka menyampaikan ini sebagai satu visi kampanye besar, untuk meraih simpati masyarakat untuk berikan sikap kepada pasangan calon bersangkutan,” tutupnya. (UPE)

 

Comment