by

Ojek dan Supir Angkot Demo SPBU

DOBO-BKA, Puluhan tukan ojek dan supir angkot di Kota Dobo mendemo SPBU milik Hi. Razid, Selasa (27/7).

Akibat aksi puluhan tukang ojek dan supir angkot tersebut, terjadi kemacetan panjang di sepanjang jalan Cenderawasih hingga jalan Ali Moertopo, Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.

Baca: Dinkes Aru Gelar Swab Test Masal Terhadap Pedagang

Mereka kesal dengan ulah petugas SPBU yang terkesan melakukan pembiaran, terhadap puluhan pelanggan yang mengantri berulang-ulang menggunakan sepeda motor yang tangkinya telah dimodifikasi lebih besar.

Sekali mengantri, satu unit sepeda motor yang tangkinya diperbesar mampu menampung 30 liter premium. Sehingga akibat ulah mereka yang mengantri berulang-ulang kali, sering membuat antrian panjang.

Diduga puluhan motor modifikasi itu merupakan milik pengusaha penjual premium eceran, untuk dijual kembali dengan harga yang lebih mahal.

“Nah puluhan sepeda motor dengan sekali pengisian 30 liter, ini yang membuat setiap harinya terjadi antrian panjang. Parahnya lagi, dalam sehari puluhan sepeda motor itu datang antri berulang kali, dan pihak SPBU hanya tutup mata. Ini yang buat kita marah,” ujar para pendemo.

Menurut mereka, akibat ulah puluhan sepeda motor yang diduga ditunggangi oleh oknum pengusaha premium eceran tersebut, para tukang ojek dan supir angkot merasa merugi.

“Bagaimana tidak rugi, dalam satu jam antri, berapa penumpang yang sudah terlewatkan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini, penumpang berkurang dan kita harus terus putar-putar cari penumpang,” ungkap mereka.

Karyawan SPBU yang coba dikonfirmasi terkait keluhan para pendemo, semua tak ada di tempat saat aksi demo itu berlangsung.

Baca: Kasus Jalan Wokam Masih Bergulir

Berdasarkan pantauan BeritaKota Ambon, hampir setiap hari, mulai pukul 05.30 WIT, puluhan sepeda motor itu telah diparkir di depan pagar SPBU.

Pukul 07.30 saat SPBU mulai dibuka, pelayanan langsung diberikan khusus kepada puluhan sepeda motor tersebut. Setelah diisi premium, pengendaranya langsung tancap gas untuk dituangkan ke jerigen yang sudah disiapkan. Kemudian, mereka kembali lagi mengantri di SPBU. (WAL)

Comment