by

Optimis Ambon Bertahan di Zona Orange

Ambon, BKA- Meskipun keputusan scoring zonasi ada pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, namun Walikota Ambon, Richard Louhenapessy sangat optimis Ambon tidak akan kembali masuk zona merah. Namun Ambon tetap akan bertahan di zona orange, penyebaran Covid-19.

Sebab, beberapa hari kemarin, dua pasien Covid-19 asal Kota Ambon, dinyatakan meninggal dunia.Yakni ketika ada yang meninggal karena terkonfirmasi Covid-19, maka sangat berpengaruh terhadap scoring zonasi.

Menurut Richard, Ambon bisa keluar dari zona orange, dan menuju ke zona kuning, atau bahkan, zona hijau. Sebab, tingkat kesembuhan di Ambon, cukup signifikan. Apalagi, kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan meningkat.

“Saya optimis zona masih terus di zona orange lah,” ujarnya, kepada sejumlah wartawan, usai merayakan Natal Kristus 2020 di salah satu radio nasional di kota Ambon, Senin (28/12).

Selain itu, sambung Politisi partai Golkar itu, meskipun pihaknya tetap giat melakukan sosialasi atau pengawasan terkait protokol kesehatan di jalan-jalan, namun ada masyarakat yang masih terpapar Covid-19. Baik masyarakat dari Kabupaten lain, maupun kota Ambon sendiri.

“Kita kerja, kabupaten datang kena. Warga dari Ambon pergi kesana, setelah pulang kena Covid-19. Itu yang tidak baik. Nah itu yang harus kita jaga agar jangan terlalu berat buat kita, untuk menekan penyebran Covid-19,” sebutnya.

Dituturkan, jika masyarakat lalai terkait protokol kesehatan, maka hal tersebut dapat membuat tingkat penularan Covid-19 mengalami peningkatan. Bahkan menyulitkan Kota Ambon untuk keluar dari zona orange. Untuk itu, diharapkan agar masyarakat selalu patuh tentang anjuran pemerintah.

Bukan itu saja, Richard menambahkan, apabila kota Ambon masih berada dalam zona orange, maka penerapan PSBB transisi akan tetap berlanjut, guna menekan penyebaran Covid-19.

“Kalau masih orange, kita akan terus lakukan PSBB. Dan Januari 2021 kita akan evaluasi. Januari itu, PSBB, kita akan lebih memperketat pengawasan lagi untuk PSBB itu,” tandasnya.

Disinggung soal scoring zonasi Kota Ambon saat ini, Richard mengaku, belum mendapatkan data scoring terkahir dari BNPB Pusat. “Kalau scoring yang sebelumnya itu, 1.95,” tutupnya. (BKA-1)

Comment