by

Orangtua Diminta Kerjasama Bentuk Karakter Anak

Ambon, BKA- Orangtua diminta bekerjasama dengan sekolah dalam membentuk karakter anak selama proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilaksanakan dari rumah di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Guru SD Inpres 28 Nania, Rosni Salim, karena saat ini guru terbatas dalam mendidik serta membina karakter anak. Lantaran proses belajar mengajar masih dilakukan secara jarak jauh.

“Karena kalau hanya berharap guru, maka sulit membentuk karakter anak. Dan itu yang terjadi saat ini. Bahwa guru kesulitan dalam mendidik dan membina anak. Ini disebabkan, orangtua tidak begitu peduli dengan proses pembentukan karakter anak selama di rumah,” ungkap Salim, Senin (26/10).

Dirinya mengaku, proses Belajar Dari Rumah (BDR) yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini, sangat memberikan dampak yang besar bagi pertumbuhan karakter anak-anak didik. Karena itu, jika tidak ada kerjasama orangtua, menurutnya, akan semakin sulit untuk membentuk karakter anak dikemudian hari.

“Sebab, karena Covid-19, guru terbatas untuk membina karakter mereka. Dikhawatirkan, kondisi ini semakin lama. Membuat kita semakin sulit untuk membentuk karakter anak-anak ini,” ungkapnya.

Katanya, PJJ yang sementara dilakukan ini, juga memanjakan siswa dalam setiap proses belajar. Karena tidak dipaksakan untuk mengikuti dalam menuntaskan setiap materi pembelajaran.

“Artinya, dengan kondisi ini, sebenarnya, orangtua juga tidak tinggal diam. Meskipun mereka di rumah, tapi pendidikan dan pembinaan harus tetap dilakukan di rumah,” tuturnya.

Untuk itu, dengan adanya bantuan dari orangtua dalam membuntuk karakter anak-anak di rumah, maka karakter anak bisa terwujudkan selama masa pandemi ini.

“Supaya ketika proses belajar kembali dilakukan di sekolah, anak-anak masih tetap berkualitas dan berkarakter. Itu yang diharapkan. Sehingga dimintakan ada kerjasama yang baik dari orangtua,” pintanya. (LAM)

Comment