by

Orangtua Perlu Kontrol Anak

AMBON-BKA, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih dilakukan secara Daring di tahun ajaran 2021/2021, sehingga orangtua masih diminta untuk mengontrol anak untuk belajar di rumah.

Kepala SMA PGRI 1 Ambon, R Mual, mengatakan, jika tidak ada pengawasan dari orangtua, maka anak tidak serius dalam mengikuti pembelajaran.

Baca: SMK Primadarma Lakukan Home Visit

“Itu kalau Daring, biarpun guru menyampaikan materi, tapi kalau siswa tidak menghidupkan kamera, maka kita tidak tau mereka belajar atau tidak. Jadi perlu pengawasan dan perhatian dari orangtua,” terang Mual, Selasa (27/8).

Tahun ajaran baru sudah dimulai sejak 19 Juli lalu. Setiap hari, materi diberikan lewat aplikasi zoom sesuai dengan jadwal. Satu mata pelajaran, 45 sampai 60 menit.

“Kami sudah mulai belajar sejak 19 Juli lalu. Bagi siswa yang tidak punya HP Android, dilakukan pembelajaran secara Luring. Siswa ke sekolah untuk mengambil modul pembelajaran sesuai protokol yang berlaku,” jelasnya.

Baca: Guru BK SMAKris Ikut IHT Sekolah Penggerak

Mual mengakui, pembelajaran Daring memiliki dampak bagi para siswa, yaitu, waktu belajar yang semakin sedikit. Namun sekolah akan terus Daring hingga ada intruksi dari pemerintah untuk tatap muka.

“Namanya Daring, tetap saja ada kekurangannya, terutama pada waktu belajar yang semakin sedikit. Kita juga tidak bisa mengontrol siswa sepenuhnya. Tapi karena kondisi belum memungkinkan, jadi kita akan tetap Daring hingga ada intruksi lebih lanjut,” tutupnya. (BKA-1)

Baca juga: PSDKU Unpatti Makin Dekat Beralih Status

Comment