by

Orangtua Setuju Belajar Tatap Muka 2021

Ambon, BKA- Wakil Kepala SD Inpres 36 Rumahtiga, Rony Wairisal, mengungkapkan, kemungkinan sebagian besar orangtua siswa setuju dilakukan proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.

Sehingga, katanya, kalau memang direncanakan dilakukan proses belajar tatap muka antara siswa dan guru di sekolah, maka itu tergantung keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon saja.

Menurut Wairisal, selama ini, banyak orangtua siswa yang bertanya, kapan mulai dilakukan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.

Hal itu, katanya, secara tidak langsung, sudah menyetujui adanya belajar tatap muka pada Januari mendatang.

“Karena kalau tidak belajar tatap muka, orangtua yang sulit. Dan itu yang selalu dikeluhkan orangtua akhir-akhir ini. Jadi kalau soal belajar tatap muka, orangtua sudah pasti setuju. Tinggal menunggu keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon saja,” katanya, Kamis (17/12).

Memang kalau sesuai zona, Kota Ambon yang masih berada pada zona orange belum bisa melakukan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Tapi karena sudah ada keputusan Pemerintah Pusat, jadi tinggal disesuaikan oleh Pemkot Ambon sesuai kondisi. Karena anak-anak sudah bermain seperti biasa.

“Jadi kalau bisa, belajar tatap muka bisa dilakukan tahun 2021. Yang penting kan orangtua setuju dulu. Lalu kesiapan sekolah terkait fasilitas kesehatan, supaya belajar tatap muka berjalan lancar,” terang Wairisal.

Untuk memastikan kesiapan sekolah, pihak sekolah telah bekerja sama dengan komite sekolah untuk pengadaan fasilitas dan peralatan kesehatan, guna mencegah penyebaran virus ketika proses belajar tatap muka kembali dilakukan.

“Seandainya diperintahkan untuk anak-anak ke sekolah, maka kami pihak sekolah sudah siap protokoler kesehatan. Kita sudah gunakan dana BOS untuk membeli alat-alat kesehatan, mulai dari pengukur suhu, westafel, tisu, masker hingga alat penyemprotan. Semua kita siapkan untuk antisipasi. Selain itu, kita juga sudah membicarakan dengan komite sekolah. Artinya, semua ini untuk anak-anak, jadi kita atur sebagaimana mungkin supaya kalau belajar tatap muka sudah jalan, setiap anak itu sudah dilengkapi dengan peralatan kesehatan. Itu yang sekolah siapkan, kalau pemkot ijinkan belajar tatap muka,” pungkasnya.(LAM)

Comment