by

Orangtua Setuju Belajar Tatap Muka Kelompok

Ambon, BKA- Orangtua siswa SD Inpres 28 Nania mendukung kebijakan sekolah untuk melakukan belajar tatap muka secara kelompok, sebab menganggap proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak efektif.

Dukungan itu diberikan ketika pihak sekolah tersebut melakukan pertemuan bersama orangtua, untuk membicarakan teknis pembelajaran pada semester genap yang sementara dilaksanakan.

“Orangtua sudah setuju dan akan mendukung proses belajar tatap muka kelompok. Namun karena pemerintah masih larang belajar tatap muka, maka untuk belajar kelompok, akan kita mulai dengan kelas VI dulu, karena mereka merupakan kelas persiapan. Yang penting kan orangtua sudah memberikan dukungan,” ungkap Kepala SD Inpres Nania, Stev Salmon, Kamis (21/1).

Proses belajar tatap muka kelompok itu akan dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan. Sehingga teknisnya akan diatur secara baik, agar tidak menimbulkan penyebaran virus bagi anak-anak, guru maupun lingkungan sekitar.

“Teknisnya itu akan kita atur dengan baik, sesuai dengan protokol kesehatan. Supaya tidak menimbulkan dampak bagi anak-anak juga guru. Satu kelompok itu hanya 4-5 siswa yang berdekatan rumah. Tinggal guru datang ke masing-masing kelompok, untuk mengajar saja. Itu khusus untuk kelas IV saja dulu,” tuturnya

Lanjut dia, jika proses belajar secara kelompok itu berjalan maksimal tanpa penyebaran Covid-19, maka pola belajar itu akan diberlakukan juga bagi kelas lainnya. Supaya anak-anak dapat mengikuti pembelajaran dengan efektif pada semester genap ini.

“Nanti kita lihat perkembangan kedepan. Kalau berjalan lancar, akan kita upayakan untuk dilakukan bagi kelas dibawahnya. Ya kita berharap, dengan dukungan orangtua ini, mudah-mudahan proses belajar tatap kelompok berjalan dengan lancar,” harap Salmon. (LAM)

Comment