by

Padat Karya Jadi Sasaran Pengawasan DPRD

Ambon, BKA- Program padat karya, menjadi salah satu sasaran pengawasan Komisi III DPRD Provinsi Maluku. Pelaksanaan program nasional dalam rangka pemulihan ekonomi nasional ini, ditemukan beberapa pekerjaan yang mengalami masalah seperti penentuan lokasi titik air bersih yang gagal.

“Pada beberapa pekerjaan mengalami masalah, makanya kita di Komisi III dengan melaksanakan fungsi pengawasan, kita ingin menjadi bagian untuk kita awasi. Sehingga bisa ada evaluasi yang bisa diperbaiki untuk program yang akan dilanjutkan di tahun ini,” ungkap anggota Komisi III DPRD Maluku, Fauzan Alkatiri, kepada awak media, di Balai Rakyat Karpan Ambon, Kamis (4/3).

Karena adanya pendampingan dari dinas, sebutnya, sehingga pekerjaan yang dilakukan betul-betul tepat sasaran dan bermanfaat. Ia juga menyinggung terkait program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) pada periode sebelumnya yang difokuskan untuk Kota Ambon, Maluku Tengah, dan Kota Tual.

Sehingga kedepan diharapkan, program tersebut tidak hanya dilakukan di Ambon dan lainnya, namun merata ke seluruh daerah. Karena jika hanya difokuskan di Ambon, akan terjadi penumpukan masyarakat.

“Kalau tata Kota Ambon maka orang akan rame-rame ke Ambon. Tapi kalau kita tata kota daerah lain pasti akan mengurai kepadatan di Kota Ambon. Untuk itu, program ini harus secara merata di seluruh daerah,” pungkasnya. (RHM)

Comment