by

Paman Bejat Dihukum 7 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis 7 tahun penjara terhadap David Dolhalewan alias Dace, terdakwa yang dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap keponakannya sendiri yang masih di bawah umur.

Vonis itu dibacakan dalam persidangan yang di pimpin Ketua Majelis Hakim, Felix R. Wiusan, didampingi Hamza Kailul dan Philip Pangalila, sebagai Hakim Anggota. Sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Robert Lesnusa, dalam persidangan yang digelar, Jumat (25/9).

Menurut majelis hakim, perbuatan pria 42 tahun yang bermukim di Desa Passo, RT 04/RW 08, Kecamatan Baguala, Kota Ambon ini, terbukti melanggar pasal 81 ayat 2 UU Nomor 17 tahun 2016, tentang penetapan pemerintah pengganti UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Di dalam pertimbangan hakim, hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan sangat tidak bermoral, serta menghancurkan masa depan korban. Sedangkan yang meringankan, belum pernah dihukum, bersikap sopan selama persidangan dan mengakui perbuatannya.

Vonis majelis hakim itu lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon, Lilia Heluth, yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun.

Untuk diketahui, tindak pidana persetubuhan tersebut terjadi pada 26 November 2018, sekitar pukul 21.00 WIT, di rumah terdakwa, Lorong Desa Passo RT 04/RW 08.

Saat itu korban sedang tidur, tiba-tiba terdakwa masuk ke kamar dan mencabuli korban, seraya meminta korban untuk melayani birahinya. Namun korban menolak. Tapi terdakwa mengancam korban agar mengembalikan uang Rp 50 ribu yang dipinjam korban, kalau tidak mau melayaninya.

Terdakwa terus merayu, hingga akhirnya korban pasrah, dan melayani nafsu bejat terdakwa.

Tak hanya disitu, terdakwa kembali menyetubuhi korban pada 3 Desember 2018, di dalam kamar korban. Selesai melancarkan aksi biadabnya, terdakwa mengancam korban untuk tidak menceritakan perbuatan bejatnya kepada orang lain.

Namun korban memberanikan diri untuk menceritakan perbuatan pamannya itu ke orangtuanya, yang kemudian melaporkan hal itu ke Polisi. (SAD).

 

Comment