by

Pameran Alat Musik Tradisional Jadi Daya Tarik

Ambon, BKA- Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2020 yang dilaksanakan di Museum Siwalima Ambon, beberapa waktu lalu, memberikan kontribusi terhadap apresiasi budaya, pendidikan kebangsaan, sekaligus menjadi daya tarik untuk kemajuan pariwisata dan kebudayaan di Kota Ambon.

Kepala Museum Siwalima Ambon, Jean Ester Saiya, tidak menampik kalau poameran yang digelar sejak 10 hingga 24 November 2020 lalu, yang menampilkan sejumlah alat musik tradisional dari berbagai daerah di nusantara itu memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Melalui pelaksanaan pameran tersebut, ungkap Saiya, jumlah pengunjung di Museum Siwalima Ambon meningkat drastis di kurung waktu 15 hari tersebut, yakni, mencapai 1.222 pengunjung.

“Alat musik tradisional yang sifatnya lokal dari berbagai daerah, menjadi daya tarik bagi masyarakat. Sehingga Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara yang digelar di Museum Siwalima Ambon sejak 10 November hingga 24 November ini, membuat jumlah pengunjung meningkat di tengah masa pandemi Covid-19,” ungkap Saiya, kepada BeritaKota Ambon, kemarin.

Sehingga menurutnya, untuk dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Ambon, perlu dilakukan upaya pengembangan serta menghidupkan kembali sejumlah alat musik tradisional di Maluku, sebagai aset wisata.

“Perlu keseriusan untuk mengembangkan dan melestarikan alat-alat musik tradisional ini, agar menjadi aset bagi kebudayaan yang bisa menghidupkan sektor pariwisata dan diminati wisatawan,” tambahnya.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji, saat penutupan pameran tersebut, pada sambutannya yang dibacakan Kepala Bidang Kebudayan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Darwin Lawalata, mengatakan, museum harus menunjukkan eksistensi diri ditengah kondisi yang mempersempit ruang gerak.

“Pameran dengan tujuan melestarikan musik tradisional di Indonesia, mengenalkan keberagaman alat musik tradisi kepada masyarakat luas. Melalui pameran ini diharapkan dapat menjadi pemicu dan pemacu bagi generasi milenial saat ini, untuk mencintai dan mengembangkan musik tradisi,” harapnya. (KJH)

Comment