by

Pandemi Covid-19, Santa Claus Ditiadakan

Ambon, BKA- Dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Ambon membatalkan tradisi Santa Claus untuk tahun ini. Walikota Ambon, Richard Louhenapessy bahkan telah menandatangani surat untuk meniadakan aktivitas Santa Claus.
“Saya sudah meneken surat, untuk melarang seluruh aktivitas Santa Claus yang beroperasi di jalan-jalan maupun di lingkungan,” ungkapnya, kepada wartawan di Ambon, Senin (30/11).

Politisi Golkar ini menilai, aktivitas Santa Claus sangat berkerumun. Untuk itu, lewat surat yang diteken itu, dapat menghindari kluster baru penyebaran Covid-19 pada Hari Besar Keagamaan, terkhusus bagi umat Kristiani di Kota Ambon.

“Berkerumun itu. Belum lagi mereka pergi ke rumah ketemu dengan anak-anak, ketemu dengan orang tua. Jadi untuk tahun ini tidak ada Santa Claus,” tandas dia.
Disinggung soal beberapa kelompok yang telah mendaftar Santa Claus, Richard mengaku, jangan bepikir tentang pendaftarannya. Tapi harus berpikir tentang penyebaran Covid-19.

“Itu pendaftaran berapa rupiah. Paling-paling hanya Rp 100.000. Jika dibandingkan dengan satu orang yang dirawat 50 juta, bagaimana ?,” tanya dia.
Menurutnya, jika memang telah mendaftar, pihaknya akan berpikir lagi. Mungkin Pemkot akan membantu operasional Santa Claus. Namun, diharapkan jangan sampai merugikan kepentingan besar. (BKA-1)

Comment