by

Panen Demplot Padi Pupuk Berimbang di Savanajaya Meningkat

Ambon, BKA- Penggunaan pupuk berimbang untuk sejumlah komoditi, terbukti berhasil meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Misalnya di Desa Savanajaya, Kecamatan Waeapo.

Hasil panen padi di lahan demplot mengalami peningkatan. Hal tersebut terbukti pada acara panen demplot padi pupuk berimbang binaan Bank Indonesia di Desa Savanajaya, 12 April 2021 lalu.

Sebelumnya hasil panen padi masyarakat hanya 4,1 ton Gabah Kering Panen (GKP). Kini naik menjadi 10,8 GKP per hektar. Kenaikannya sangat signifikan.

Penjabat Kepala Desa (Kades) Savanajaya, Sukirman, mengungkapkan, hasil pertanian dengan menggunakan pupuk berimbang dapat meningkatkan hasil produktivitas pertanian sawah di Desa Savanajaya.

“Yang di panen itu satu hektar, padi demplot menghasilkan 10,8 ton per hektar gabah kering panen yang siap giling. Sedangkan hasil petani rata-rata cuma 4,1 ton per hektar,” kata Sukirman, kepada BeritaKota Ambon, Kamis (15/4).

Orang nomor satu di Pemdes Savanajaya ini mengatakan, dengan adanya program demplot pemupukan berimbang, sangat membantu masyarakat, khususnya petani.

“Kami pemerintah desa sangat bersyukur dengan adanya program dari BI di Desa Savanajaya, karena telah membantu para petani untuk meningkatkan hasil pertanian mereka,” ujar dia.

Dia berharap, dengan adanya demplot dari BI mengunakan pupuk berimbang, semua petani bisa mengaplikasikan apa yang menjadi acuan BI.

“Yang diaplikasikan oleh BI itu mengunakan pupuk berimbang supaya meningkatkan produktivitas petani. Sehingga khusus bagi para petani Desa Savanajaya agar bisa mengaplikasikan pupuk berimbang di pertaniannya,” pungkasnya. (MSR)

Comment