by

Pangalihan Aset Olahraga Tunggu Revisi Perda

Ambon, BKA- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku, Sandy Wattimena menegaskan, rencana pengelolaan aset olahraga oleh Pemerintah Provinsi Maluku lewat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ke Dispora Maluku, tinggal menunggu revisi Peraturan Daerah (Perda).

Sebab, pengalihan aset terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sarana olahraga, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dikarenakan ada prosedur yang harus ditindaklanjuti.

“Dalam Perda disebutkan, bahwa pengelolaan seluruh aset daerah dilakukan melalui BPKAD. Sehingga jika asetnya mau dialihkan, harus terlebih ada revisi Perda yang mengatur tentang mekanisme pengalihan aset milik BPKAD,” jelas Wattimena, kepada wartawan di Baileo Rakyat Karpan Ambon, Senin (30/11).

Disebutkan, secara lisan seluruh aset olahraga yang berada di Karang Panjang (Karpan) akan diserahkan Pemprov Maluku ke instansi tehnik, dalam hal ini Dispora Maluku untuk dikelola secara baik. Dengan sasaran target dapat meningkatkan PAD.

Karena selama ini, lanjut dia, dinilai kurang maksimal sehingga perlu diserahka ke dinas teknis yang bisa mengelola secara profesional. Dan seluruhnya tidak segampang yang dipikirkan, lantaran diatur lewat perda.

Maka perlunya ada revisi perda untuk bisa mengatur, sejauh mana aturan dalam pengalihan atau perpindahan tanggungjawab.

“Jadi kita harus merevisi Perda terlebih dulu. Dan nanti di tahun 2021 baru kita proses revisi dulu. Dan jika sudah selesai direvisi, rencanya tahun 2022 proses pengelolaannya sudah diserahkan Dispora sebagai instansi yang dipercayakan mengelola aset tersebut,” tuturnya.

Dia menambahkan, dari aset-aset yang diserahkan meliputi, Stadion Mandala Remaja, Sport Hall Karpan, Wisma Atlet, Fitnes Centre dan Lapangan Tenis serta sejumlah aset lainnya, yang akan menjadi tanggung jawab Dispora untuk dikelola. (RHM)

Comment