by

Pangdam Kunjungi Batalyon Raider Khusus 732 Banau

Ambon, BKA- Danyon RK 732/Banau, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat beserta jajaran menyambut baik kedatangan Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Agus Rohman, dalam kunjungan kerjanya ke Batalyon Raider Khusus 732/Banau, di Pelabuhan VIP room Jailolo Ds. Gufasa, Maluku Utara, Senin (19/1).

Pangdam yang juga didampingi Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan yang diwakili oleh Kolonel Inf Wawan Subarjo (Kasrem 152/Bbl), kepada seluruh personel Yonif RK 732/Banau menyampaikan terima kasih kepada prajurit yang selesai melaksanakan Satgas Pam Rahwan di Maluku, yang dianggap berhasil.

“Saya katakana berhasil, karena minim pelanggaran selama melaksanakan satgas. Berhasil melindungi masyarakat, sehingga masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran Satgas. Kesadaran masyarakat dengan memberikan senjata baik organik maupun rakitan. Sehingga Itu merupakan tolak ukur keberhasilan dalam melaksanakan tugas, karena cukup banyak senjata organik maupun rakitan didapatkan,” tandas Pangdam.
Dikatakan, adapun satuan penugasan, karena kurangnya pemahaman masyarakat di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Ada yang bentrok, namun dengan adanya Satgas karena indikasinya tingkat kerawanan di daerah tersebut, sehingga untuk itu ditempatkanah pos-pos Pam rawan disitu. Agar daerah tersebut menjadi kondusif di daerah yang dianggap rawan,” tegasnya.

Pangdam juga mengingatkan, selain TNI yang punya tugas pokok, maka Polisi juga demikian memiliki tugas pokok. Yakni TNI dan Polisi adalah sama-sama alat negara, yang dalam negara ada rakyat dan pemerintahan, sehingga TNI dan Polri adalah pilar-pilar negara.

Dimana, kesepahaman TNI adalah NKRI harga mati, sehingga harus tetap bersatu dalam Bhineka tunggal Ika, yang berbeda-beda tapi tetap satu. Karena meskipun TNI memiliki tugas pokok masing-masing, namun TNI juga memiliki satu tujuan yang sama-sama menjaga dan melindungi NKRI.
Dirinya juga menghimbai prajurit agar tidak mudah terprovikasi. Karena hal tersebut tidak ada untungnya, dan sebaliknya akan mengalami kerugian baik personel maupun materiil.

“Tolong kepada prajurit saya, tentara memiliki jiwa korsa. Namun jiwa korsa dalam bertempur saling membantu dan saling tolong-menolong yang positif, bukan yang negatif. Kalian sekarang sudah menjadi tentara. Apapun pangkatnya, kalian menjadi kebanggaan keluarga, kerabat dan isteri bahkan pacar. Untuk itu, tanamkan iman dan takwa dalam diri kalian agar sebelum bertindak pikirkan dampaknya,” pesan Pangdam.
Dalam pelaksanaan, Pangdam juga memintah agar personel Yonif RK 732/Banau untuk tetap mentaati Protokol Kesehatan yang di anjurkan pemerintah, demi memutus mata rantai Covid 19. (Penrem 152).

Comment