by

Pangdam Kunjungi Tanah Leluhur di Malra

Ambon, BKA- Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Jeffry Apoly. Rahawarin, dengan didampingi Ibu Ketua Persit KCK PD XVI/Pattimura Ny. Arni Sukarni Rahawarin, melaksanakan kunjungan kerja perdana ke luar daerah, yaitu ke wilayah Maluku Tenggara (Malra), Rabu (17/03).

Perjalanan tersebut menggunakan pesawat komersil. Dimana Pangdam beserta rombongan tiba di Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur, Desa Ibra, Kabupaten Malra, langsung disambut Bupati Malra, Muhamad Thaher Hanubun, Wakil Walikota Tual Usman Tamnge dan Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold P. Ritiauw serta Forkopimda Kota Tual.

Dibandara, Pangdam sambut dengan prosesi adat Kei Rinin atau upacara pembersihan maupun penyucian, hingga pemasangan gelang adat dan pemberian kain tenun.

Malamnya, Pangdam beserta istri berkesempatan menghadiri kegiatan tatap muka dengan Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Adat Kota Tual di Aula Balai Kota Tual.

Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan, Kepulauan Kei memiliki sejarah penting dalam perjuangan bangsa Indonesia. Dimana para pendahulu dari berbagai elemen, bersatu untuk merebut kemerdekaan.

Sehingga diharapkan, pihaknya harus bekerja sama dengan pemerintah setempat, dalam satu ikatan yang kuat. Seperti dalam bahasa Kei “Ain ni Ain” atau semua untuk satu saling menolong, saling mendukung, saling membutuhkan.

“Perbedaan-perbedaan, jangan dijadikan sumber perpecahan. Tetapi perbedaan harus menjadi kekuatan, untuk saling melengkapi kekurangan dan kelebihan satu dengan yang lain,” pesan Pangdam.

Tempat yang sama, Walikota Kota Tual dalam amanatnya yang dibacakan Wakil Walikota Tual menyampaikan, atas nama pemerintah daerah Kota Tual dan masyarakat Evav, menyambut baik kedatangan Pangdam XVI/ Pattimura Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin dan rombongan di tanah Evav, lebih khusus di kota Tual.

Tambah dia, stabilitas keamanan sangat penting untuk perlindungan dan pertahanan. Secara geografis Kota Tual berada pada area zona kawasan kebebasan, yang menyimpan potensi sumber alam dan kekayaan budaya Indonesia, yang bisa sewaktu-waktu diganggu oleh negara tetangga atau negara lain.
Maka itu, Pemerintah Kota Tual mendukung terhadap masterplan pertahanan keamanan dan penyediaan lahan untuk pembangunan Kodim Kota Tual. Kiranya kiranya pembangunan Kodim tersebut dapat selesai sesuai rencana.
Selesai pertemuan itu, Pangdam XVI/Pattimura dan Istri diberikan cenderamata dari Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge.

Keesokan harinya, Kamis (18/3) kemarin, disela kunjungan kerjanya di wilayah Maluku Tenggara, Pangdam dan istri bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi Dusun Duroa, di Kepulauan Kei, kabupaten Malra. Dusun tersebut, merupakan Dusun para leluhur dan orang tua, serta kampung halamannya.

Setelah dari situ, Pangdam beserta rombongan menuju Desa Duroa (Dullah Laut), guna melakukan ziarah makam keluarga atau leluhur. Kunjungan Putera asli Duroa ini, mendapat sambutan meriah oleh warga, dengan ritual adat (Rinin) disertai tarian adat Kei.

Usai pelaksanaan ritual adat, Pangdam beserta rombongan melaksanakan tatap muka dengan para tokoh dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan, maksud kedatangannya adalah silaturahmi sekaligus mengunjungi makam leluhur.

Pada kesempatan itu juga, Pangdam memohon Doa restu serta dukungan dalam melaksanakan tugas sebagai Pangdam XVI/Pattimura. Selama kunjungan, semua warga menerapkan protokol kesehatan covid-19 dengan ketat. (Pendam 16).

Comment