by

Panwascam Gorom Timur Dipukul Tim FAHAM

Ambon, BKA- Ketua Panwascam Gorom Timur, M. Yasin Kelian, serta Kordiv SDMO Panwascam Gorom Timur, Armin Rumalolas, diduga di pukul saat melakukan tugas pengawasan terhadap kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fahri Husni Alkatiri-Arobi Kelian (FAHAM), di Desa Kilkoda, Kecamatan Gorum Timur, Sabtu (5/12).

Selain keduanya, dua Pengawas Kelurahan Desa (PKD) juga ikut kena hantam oleh sejumlah oknum yang diduga merupakan tim pendukung FAHAM, saat itu.

Terkait insiden itu, Ketua Bawaslu SBT, Suparjo Rustam Ruamakamar, dengan tegas mengatakan, akan mengawal insiden pemukulan itu hingga tuntas secara kelembagaan.

“Bagi kami, ini adalah tindakan pemilihan. Tindakan ini tidak dibenarkan siapapun, tidak dibenarkan di negara ini, dan undang-undang manapun. Kami akan serius mengawal masalah ini hingga tuntas,” tegas Ruamakamar, Minggu (6/12).

Untuk itu, dia telah meminta Panwascam Gorom Timur untuk menyampaikan hasil pengawasan terhadap kampanye FAHAM di kecamatan itu. Termasuk laporan dugaan pemukulan itu.

“Itu akan meraka masukkan dalam formulir pengawasan atau formulir A Pengawasan. Disitulah mereka akan tuangkan semua hasil temuannya di lapangan,” terangnya.

Insiden dugaan pemukulan terhadap Ketua dan Anggota Panwascam Gorom Timur yang tengah melaksanakan tugas pengawasan Pilkada oleh pendukung FAHAM, merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016, pasal 198A.

“Setiap orang yang dengan sengaja melakukan tindakan kekerasan atau menghalang-halangi penyelenggara pemilihan dalam melaksanakan tugasnya, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 12 bulan. Paling lama 24 bulan. Dan denda paling sedikit 12 juta rupiah, dan paling banyak 24 juta rupiah,” jelasnya.

Terhadap insiden tersebut, lanjutnya, Bawaslu SBT secara kelembagaan akan menggelar pleno untuk menjadikannya sebagai temuan lapangan, untuk dilanjutkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sebagai pusat aktivitas penegakan hukum Tindak Pidana Pemilihan.

“Di Gakumdu, saya meminta keseriusan Kepolisian dan Kejaksaan Negeri untuk sama-sama mengawal proses ini hingga tuntas, seperti beberapa kasus-kasus lain yang sudah dilalui,” pinta Ruamakamar.

Terkait bukti, dia mengatakan, sudah mengantongi semua itu. Mulai dari foto-foto sampai video pemukulan terhadap Ketua dan Anggota Panwascam Gorom Timur. “Dan kami akan bertindak sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” katanya.

Selain itu, Bawaslu SBT akan memanggil semua elemen masyarakat yang terlibat dalam kejadian itu. “Termasuk kami juga akan memanggil Fahri Husni Alkatiri dan Arobi Kelian,” tutupnya. (BKA-2)

Comment