by

Para Perampas Jenazah Covid-19 Diancam 4 Bulan

Ambon, BKA- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon Elsye. b Leonupun, Aizit. P Latuconsina menuntut 10 terdakwa dengan 4 bulan penjara, yang terlibat dalam kasus dugaan pengambilan paksa Jenazah pasien covid-19 alias HK (56), warga Maluku Tengah yang meninggal di RSUD Haulussy, Kota Ambon, 4 bulan penjara, di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis, (24/9).

Menurut JPU, para terdakwa dituntut terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Kekarantinaan kesehatan yang dilakukan secara bersama-sama” sebagaimana diatur dalam pasal 93 UU No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada 10 terdakwa selama 4 bulan dikurangi tahanan sementara,” kata JPU di dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim,Ahmad Hukayat dibantu dua hakim anggota Jenny Tulak dan Feliks Wiusan selaku hakim anggota.

Usai mendengarkan tuntutan majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan dari penasehat hukum para terdakwa Adam Hadiba dan Hamdani Laturua.

Sebelumnya JPU dalam berkas dakwaannya menyebut 10 terdakwa pengambilan paksa jenazah HK adalah Adam Manitu, Muhammad Husni Leuli alias Ongen, Sarif Borut alias Sarif, Sahrul Ode Tami alias Aco, Bayu Syarif alias Bayu, Hamsa Ode Adja alias Onyong, Moh Sukri Tuanaya, Hasna Syailo, Naci Iba dan Yana.

Mereka mengambil paksa jenazah HK dari Tim Pemakaman Gustu Covid-19 berlangsung menegangkan tepat di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Jumat, 26 Juni 2020 pekan kemarin.
Karena melanggar aturan, para terdakwa diamankan pihak kepolisian Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.(SAD)

Comment