by

Pariwisata Pilar Penopang Pembangunan

Ambon, BKA- Bupati Buru, Ramly Umasugi, menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar penting dalam menopang pembangunan di Kabupaten Buru.

Karena itu, pembangunan sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Buru, selain sektor pertanian.

Komitmen bupati itu ditegaskan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt Sekda Buru, Ilyas Hamas, saat membuka pelatihan Pemandu alam dan Managemen Homestay atau pondok wisata di Jikumerasa Resort, Kabupaten Buru, Selasa (27/10) lalu.

Pelatihan yang digelar hingga 1 November kemarin, dilaksanakan Dinas Pariwisata Kabupaten Buru bersama perwakilan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Provinsi Maluku, dengan menghadirkan Pieter CH. Manihin sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Ramly Umasugi mengatakan,
berbagai program pelatihan dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku pariwisata, merupakan salah satu kegiatan strategis yang perlu ditingkatkan, sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten yang berjuluk Bupolo.

“Pelatihan ini sangat penting dilakukan, karena sebagai pemandu wisata juga sebagai ujung tombak industri pariwisata. Bagaikan arah kompas yang mengarahkan para wisatawan saat melakukan wisata ke suatu tempat,” terang Umasugi.

Bahkan lewat pelatihan itu, dia berharap, para peserta dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan aktivitas dalam pengembangan kepariwisataan, khususnya wisata selam agar menjadi aktivitas wisata yang digemari di Kabupaten Buru.

Di Kabupaten Buru, lanjutnya, terdapat sejumlah obyek wisata yang potensial untuk dikembangkan. Jika hal itu bisa dikelola secara professional, pasti akan membawa hasil yang baik pembangunan daerah.

“Kita harapkan para peserta mampu meningkatkan sumber pendapatan masyarakat sekitar destinasi, serta meningkatkan Pendapatan Daerah,” harapnya.

Untuk itu, dia memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Buru yang telah melakukan terobosan, melalui penyelenggaraan pelatihan tersebut.

“Mudah-mudahan hal ini misa menjadi terobosan dan menjadi gerbang pengembangan wisata di Kabupaten Buru,” tanda Umasugi.

Sebelumnya Kadis Pariwisata Kabupaten Buru, Istanto Setyahadi, menjelaskan, pelatihan ini dilakukan secara rutin setiap tahun, untuk peningkatan kualitas pelayanan terhadap usaha-usaha jasa pariwisata di Kabupaten Buru.

“Ini dimaksudkan agar pemandu wisata selam dari Kabupaten Buru bukan hanya mendapat pelatihan, tetapi secara profesional mendapat lisensi sebagai penyelam profesional, sehingga nantinya dapat berkontribusi bersama Pemda dalam mengembangkan sektor pariwisata Buru,” pungkasnya.(RHM)

Comment