by

Parkiran Inap Dinilai Berkurang

Ambon, BKA- Kendaraan roda empat yang sering menggunakan badan jalan untuk parkir inap saat malam hari, dinilai berkurang dan jarang ditemui Dinas Perhubungan (Dishub) kota Ambon. Sehingga masyarakat dianggap mulai sadar terhadap rambu-rambu lalu-lintas yang ada.

“Ketika melakukan razia, kami sudah jarang temukan kendaraan yang parkir semalaman di badan jalan. Ini berarti kesadaran masyarakat sudah baik,” tandas Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette, kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Rabu (2/12).

Meski begitu, jelas dia, pihaknya ketika menjalankan razia tertib parkir terhadap kendaraan roda empat dimalam hari, masih kedapatan ada yang sengaja memakai badan jalan untuk garasi inap. Dan sejumlah kendaraan yang menggunakan badan jalan untuk garasi inap itu, bukan karena tidak tahu, tetapi sengaja dilakukan.

“Yang kita temui itu, hanya satu atau dua saja. Itu juga, bukan karena mereka tidak tahu, kalau ada larangan parkir inap di Kota Ambon,” sebutnya.

Dia mengaku, pihaknya paling sering kedapatan kendaraan yang parkir di badan jalan hingga larut pagi. Dan paling banyak ditemukan di kawasan depan hotel seputaran pusat Kota Ambon.

“Hanya di depan hotel-hotel yang ada di pusat kota. Mereka tamu hotel di sanakan tidak tahu. Jadi kalau parkiran di dalam hotel sudah penuh, mereka parkir di badan jalan,” ujarnya

Robby berharap, agar masyarakat kota Ambon kedepan lebih disiplin terhadap aturan-aturan lalu-lintas. Sehingga, tingkat kemacetan lebih berkurang. Karena nantinya untuk mengatasi lalu lintas jelang Hari Natal 25 Desember 2020, sistem ganjil genap akan diterapkan bagi angkutan kota (angkot).

“Kurang lebih berjumlah 2.000 unit angkot. Kalau kita pakai sistem ganjil genap, sudah pasti setiap hari, yang beroperasi pasti hanya 1.000 angkot saja. Jadi ini mampu untuk meminimalisir kepadatan lalu-lintas di Ambon,” tukasnya. (BKA-1)

Comment