by

Pasien Terkonfirmasi Corona Kembali Meninggal

Ambon, BKA- Pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan inisial SPT kembali meninggal dunia, sekitar pukul 00.54 WIT, Minggu (27/12) dini hari. Warga Kota Ambon yang berumur 72 tahun ini, meninggal setelah dirawat di RSUD dr. M. Haulussy Ambon.

“Nomor kasus konfirmasi akan diumumkan kemudian,” terang Jubir Satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriansz, melalui pesan Whatsapp kepada wartawan, Minggu (27/12).

Joy menjelaskan, almarhum mulai dirawat di RSUD dr. M. Haulussy, sejak tanggal 25 Desember 2020, tepat pukul 22.15 WIT. Untuk proses pemulasaran jenazah, dilaksanakan di RSUD dr. M. Haulussy.

Setelah itu, lanjut dia, jenazah meninggalkan RSUD dr. M. Haulussy pukul 08.00 WIT, didahului dengan doa dari keluarga yang dipimpin Pendeta dari Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Bethania.

“Jenazah bapak SPT juga didoakan di depan gedung Gereja Maranatha oleh Ketua Sinode GPM. Pada kesempatan tersebut, Ketua Sinode GPM juga menyampaikan kata-kata pelepasan didampingi Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM dan para pendeta GPM,” tuturnya.

Diakuinya, Jemaat GPM turut memberikan penghormatan terakhir di Gedung Gereja Sinar, Gedung Gereja Eden, Gedung Gereja Rehoboth, Gedung Gereja Bethania, Gedung Gereja Maranatha, Depan Citra Swalayan/ Lorong da Silva, Jembatan Merah Putih, Poka, Hunut dan Durian Patah.

“Prosesi pemakaman dilaksanakan pada pukul 09.20 WIT di TPU Hunuth, dipimpin doa oleh Pendeta GPM dan disaksikan keluarga serta umat GPM. Tim relawan yang bertugas adalah Tim TAGANA Provinsi Maluku,” paparnya.

Selain itu, dalam rilis lanjutan yang disampaikan, Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dan Kota Ambon lewat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 turut berbelasungkawa atas meninggalnya SPT.

“Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, selalu diberikan ketabahan,” ucapnya.

Joy juga menghimbau, agar masyarakat kota Ambon tetap meningkatkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah. Yakni tetap mematuhi anjuran 4M, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Semoga masyarakat kota Ambon bisa tetap patuh terhadap protokol kesehatan, sehingga bisa bersama-sama pemerintah memutus mata rantai Covid-19,” harapnya. (BKA-1)

Comment