by

Pasutri Pembunuh Bocah Dituntut Bervariasi

Pasangan suami isteri (Pasutri), Maria Kabis alias Mery dan Edy Maunusu, dituntut bervariasi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (1/7).

Pasutri tersebut merupakan terdakwa kasus pembunuhan bocah berusia 8 tahun di Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.

JPU Kejari Ambon, E.B. Leunupun, menuntut terdakwa Maria Kabir alias Mery sebagai eksekutor utama pembunuhan tersebut dengan pidana penjara selama 15 tahun. Sedangkan suaminya, Edy Maunusu dituntut 14 tahun penjara.

Selain pidana badan, keduanya juga dibebankan membayar denda sebesar Rp 1 miliar, subsider enam bulan kurungan.

Kedua terdakwa diancam melanggar pasal 338 KUHPidana.

Pertimbangan yang meringankan, kedua terdakwa belum pernah di hukum. Sedangkan yang memberatkan, akibat perbuatan pasutri tersbeut membuat korban meninggal dunia.

Sebelumnya diberitakan, dua terdakwa yang berprofesi sebagai ASN. Terdakwa Maria merupakan guru di SD Negeri 82 Ambon, sedangkan suaminya berprofesi sebagai sopir mobil Ambulance RSUD Haulussy.

Dalam dakwaan jaksa, akibat tindakan penganiayaan kedua terdakwa, korban mengalami luka memar di punggung, pendarahan di dada kanan dan mata kanan, memar di dagu, pendarahan di telinga kiri dan kanan, pendarahan di hidung, memar di betis kanan, luka robek dibibir atas dan bibir bawah, pendarahan di usus kecil dan memar di paha kiri.

Motif dari kematian korban, kedua terdakwa merasa geram terhadap sikap korban yang tidak mau makan, saat diberi makan oleh terdakwa Maria. Akhirnya, penganiayaan itu terjadi hingga akhirnya nyawa korban tidak tertolong.(SAD).

Comment