by

PBM Ditengah Pandemi Tidak Maksimal

beritakotaambon.com – Proses Belajar Mengajar ditengah pandemi Covid-19 dianggap tidak maksimal.

Kepala SMP Negeri 9 Buru, La Pao, mengatakan, banyak kendala yang ditemui saat PBM ditengah pandemi ini.

Untuk Daring, katanya, banyak kendala yang ditemui. Misalnya, masalah jaringan internet yang buruk dan tidak semua siswa memiliki HP Android.

“Masalah pendidikan dimasa pandemi ini banyak sekali ditemui, sehingga pelayanan kami kepada siswa tidak maksimum,” terang La Pao, Senin (31/8).

Setelah diijinkan melakukan Belajar Tatap Muka (BTM) terbatas, katanya, siswa juga belum menerima pembelajaran dengan baik. Karena adanya peraturan untuk membatasi, sehingga siswa hanya menerima materi sebanyak 3 hari dalam seminggu.

“Sedangkan kalau tatap muka, karena terbatas jadi kita bagi shift. Jika dikalkulasikan, maka satu siswa hanya menerima pelajaran sebanyak 3 hari dalam seminggu, dan 72 kali dalam sebulan. Tentu saja ini tidak bisa menjamin siswa paham materi,” tambahnya.

Untuk dia berharap, masyarakat mau bekerja sama dengan pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid-19, dengan cara menaati protokoler kesehatan yang telah ditentukan.

“Dengan demikian, maka angka zonasi bisa membaik dan aktivitas bisa berjalan normal kembali,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment